Formulasi dan Karakterisasi Buccal Film Mengandung Nanoemulsi Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata.L) sebagai Antidiabetes

Authors

  • Yayang Nur Fadilah Universitas Bakti Tunas Husada
  • Lusi Nurdianti Universitas Bakti Tunas Husada
  • Agus Sutiawan Universitas Bakti Tunas Husada
  • Dandi Ardiansyah Universitas Bakti Tunas Husada
  • Puput Resti Puspita Universitas Bakti Tunas Husada
  • Syifa Mustafidah Universitas Bakti Tunas Husada
  • Fajar Setiawan Universitas Bakti Tunas Husada

DOI:

https://doi.org/10.52434/jifb.v17i1.43103

Keywords:

antidiabetic, buccal film, kirinyuh leaf, nanoemulsion

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 menjadi tantangan kesehatan global yang membutuhkan terapi efektif dan aman. Daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dipilih karena kandungan flavonoid, fenol, tanin, alkaloid, dan saponin yang berpotensi sebagai antidiabetes serta memiliki aktivitas antioksidan kuat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi karakteristik buccal film yang mengandung nanoemulsi ekstrak daun kirinyuh sebagai alternatif penghantaran obat antidiabetes. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% karena pelarut ini efektif mengekstraksi senyawa polar seperti flavonoid dan memberikan rendemen ekstrak yang optimal. Nanoemulsi dibuat dengan metode emulsifikasi spontan karena metode ini sederhana, murah, dan menghasilkan ukuran droplet nano yang stabil serta cepat terbentuk dalam media air, sehingga cocok untuk sistem penghantaran obat. Evaluasi karakteristik meliputi organoleptik, pH, ukuran globul, indeks polidispersitas, zeta potensial, viskositas, ketebalan, keseragaman bobot, daya tahan lipat, dan pH permukaan. Hasil menunjukkan ukuran globul nanoemulsi terbaik 22,06 nm, indeks polidispersitas 0,20, zeta potensial -7,30 mV, serta pH film 6,63–7,0, ketebalan 0,06–0,13 mm, dan daya tahan lipat lebih dari 300 kali, menandakan stabilitas dan fleksibilitas yang baik. Uji aktivitas antidiabetes pada mencit menunjukkan penurunan kadar gula darah signifikan dengan efektivitas sebanding kontrol positif. Penurunan glukosa darah didukung oleh kandungan flavonoid yang meningkatkan sekresi insulin, pengambilan glukosa di jaringan, dan sensitivitas jaringan terhadap insulin. Formulasi buccal film nanoemulsi ekstrak daun kirinyuh berpotensi sebagai sistem penghantaran obat antidiabetes yang efektif, stabil, dan mudah digunakan. Potensi aplikasi lebih lanjut meliputi pengembangan dosis optimal dan uji klinis untuk evaluasi efektivitas dan keamanan pada manusia.

References

1.International diabetic federation diabetes atlas 10th edition. 10th ed. International Diabetes Federation (IDF); 2021.

2.Muharram FR, Swannjo JB, Melbiarta RR, Martini S. Trends of diabetes and pre-diabetes in Indonesia 2013–2023: a serial analysis of national health surveys. BMJ Open. 2025;15(9):1–11.

3.Wunu HU, Beama CA, Rame MMT. Pengaruh pemberian ekstrak etanol 70% daun kirinyuh (Cromolaena Odorata L.) terhadap penurunan kadar gula darah pada tikus putih (Rattus Norvegicus) galur wistar yang diinduksi sukrosa. CHMK Pharm Sci J. 2019;2(2):62–72.

4.Bonita Wowor K, Bodhi W, Datu OS, L Windah AL. Antidiabetic activity test of bitter gourd extract as inhibitor of αglucosidase enzyme by in silico. PHARMACON. 2022;11(4):1754–62.

5.Ponto T, Latter G, Luna G, Leite-Silva VR, Wright A, Benson HAE. Novel self-nano-emulsifying drug delivery systems containing astaxanthin for topical skin delivery. Pharmaceutics. 2021;13(5):1–16.

6.Mairi DS, Wulan I, Handayani L. Formulasi dan karakterisasi buccal film salbutamol sulfat. Pharmauho J Farm Sains, dan Kesehat. 2018;4(1):57–59.

7.Redhita LA, Beandrade MU, Putri IK, Anindita R. Formulasi dan evaluasi nanoemulsi ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dengan variasi konsentrasi tween 80. J Mitra Kesehat. 2022;4(2):80–91.

8.Widyastuti AI, Saryanti D. Formulasi dan evaluasi sediaan nanoemulsi ekstrak umbi bawang putih (Allium sativum L.). J Sains dan Kesehat. 2023;5(2):178–185.

9.Abdalmalk A, Rajarajan S, Abin B, Rao V. A review articles on mucoadhesive buccal films: a promising approach for enhanced drug delivery. Int J Pharm Sci Res. 2024;15(6):1661–72.

10.Galus S, Karwacka M, Ciurzyńska A, Janowicz M. Effect of drying conditions and jojoba oil incorporation on the selected physical properties of hydrogel whey protein-based edible films. Gels. 2024;10(5):340.

11.Sahara Y, Rahmat SD, Rahmawati SR, Firmansyah A, Sundalian M. Penentuan kelarutan kurkumin dalam delapan pelarut organik guna pengembangan sediaan farmasi berbahan dasar kurkumin menggunakan spektrofotometri visible dan gravimetri. J Sains dan Teknol Farm Indones. 2023;12(2):114–25.

12.Sukmawati Tansil Tan, Alexander Halim Santoso, Giovanno Sebastian Yogie, Dean Ascha Wijaya, Fernando Nathaniel, Anggita Tamaro. Edukasi Kesehatan Kulit pada Remaja di Sekolah Kalam Kudus II Jakarta. Karunia Jurnal Has Pengabdi Masy Indones. 2023;2(4):179–85.

13.Kemenkes. Farmakope herbal Indonesia edisi II 2017. Edisi II. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2017.

14.Sambode YC, Simbala HEI, Rumondor EM. Penentuan skrining fitokimia, parameter spesifik dan non spesifik ekstrak umbi bawang hutan (Eleutherine Americana Merr) determination of phytochemical screening, specific and non-specific parameters forest onion bulb extract (Eleutherine Americana Merr). J Pharmacon. 2022;11(2):1389–94.

15.Maryam F, Taebe B, Toding DP. Pengukuran parameter spesifik dan non spesifik ekstrak etanol daun matoa (Pometia pinnata J.R & G.Forst). J Mandala Pharmacon Indones. 2020;6(1):1–12.

16.Pratiwi TB, Nurbaeti SN, Ropiqa M, Fajriaty I, Nugraha F, Kurniawan H. Uji sifat fisik pH dan viskositas pada emulsi ekstrak bintangur (Calophyllum soulattri Burm. F.). Indones J Pharm Educ. 2023;3(2):226–34.

17.Destiyana OY, Hajrah, Rijai L. Formulasi nanoemulsi kombinasi ekstrak bunga mawar (Rosa damascena Mill.) dan ekstrak umbi bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) menggunakan minyak pembawa virgin coconut oil (VCO). Proceeding Mulawarman Pharm Conf. 2018;8:254–259.

18.de Carvalho ACW, Paiva NF, Demonari IK, Duarte MPF, do Couto RO, de Freitas O, et al. The potential of films as transmucosal drug delivery systems. Pharmaceutics. 2023;15(11):1–28.

19.Maharini M, Rismarika R, Yusnelti Y. Pengaruh konsentrasi PEG 400 sebagai kosurfaktan pada formulasi nanoemulsi minyak kepayang. CHEMPUBLISH J. 2020;5(1):1–14.

20.Putri AN, Fitriah R. Formulation and optimization of bisoprolol fumarate orally fast dissolving film with combination of HPMC E15 and maltodextrin as matrix polymers. Indones J Pharm Sci Technol J Homepage. 2019;1(1):42–51.

Published

2026-01-30

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.