Pelaksanaan Pembelajaran Asmaul Husna dengan Metode 3MB Terhadap Nilai-Nilai Religius Santri di Madrasah Diniyah Nuruz Zahro' Jember

Penulis

  • Muzdalifah Salimah Universitas Islam KH. Achmad Muzakkiy Syakh (UNIKHAMS) Jember
  • Anita Fitriya Universitas Islam KH. Achmad Muzakkiy Syakh (UNIKHAMS) Jember

Abstrak

Pemahaman akan pendidikan agama sangatlah diperlukan agar pemahaman tersebut dapat menjadikan dasar pengamalan dalam kehidupan sehari-hari. untuk dapat memahami agama seseorang wajib mengenal Allah, sifat-sifatnya dan segala hal ihwal tentangnya diantaranya yaitu, dengan membaca, mendengar dan memahami asmaul husna. Melalui asmaul husna, kita dapat meneladani nilai-nilai yang ada di dalamnya sebagai bekal hidup di dunia, oleh sebab itu, pelaksanaan  pembelajaran asmaul husna di sekolah atau madrasah menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk proses pendidikan dan pemahaman agama. Fokus penelitian adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran asmaul husna dengan metode 3MB  terhadap nilai – nilai tauhid pada santri di madrasah diniyah nuruz zahro’ 2) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran asmaul husna dengan metode 3MB  terhadap nilai – nilai akidah pada santri di madrasah diniyah nuruz zahro’ 3) Apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran asmaul husna dengan metode 3MB  terhadap nilai – nilai religius pada santri di madrasah diniyah nuruz zahro’ Metode penelitian adalah jenis kualitatif deskriptif, jenis penelitian menggunakan purposive, Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi, display data, dan penarikan kesimpulan. Validasi data menggunakan triangulasi sumber. Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran asmaul husna dengan metode 3mb terhadap nilai-nilai religius santri adalah dengan guru membacakan, menjelaskan point penting terkait nilai-nilai tauhid dan akidah dalam asmaul husna, kemudian santri diminta membaca bergantian, selanjutnya dibimbing untuk menghafal dengan nada. Adapun faktor pendukungnya adalah adanya kesinambungan proses pembelajaran tersebut. Dan faktor penghambatnya adalah metode menghafal, karena kemampuan hafalan santri yang berbeda beda.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-13

Terbitan

Bagian

Jurnal Pendidikan Agama Islam