Pengembangan E-LKPD Berbasis Science, Environment, Technology, and Society (SETS) Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa
DOI:
https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i1.43111Abstrak
Literasi sains merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran IPA, namun, menurut evaluasi PISA tahun 2022, tingkat literasi sains di kalangan siswa Indonesia masih cenderung rendah, sehingga memerlukan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan inovatif. Salah satu solusinya adalah pengembangan bahan ajar interaktif berupa E-LKPD berbasis Science, Environment, Technology, and Society (SETS) yang mampu mengaitkan konsep sains dengan permasalahan lingkungan, kemajuan teknologi, serta implikasinya bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan validitas, kepraktisan, dan keefektifan E-LKPD berbasis SETS dalam meningkatkan literasi sains siswa smp. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Subjek uji coba terdiri dari siswa kelas VII SMP Negeri 8 Jember dan sampelnya diambil dari siswa kelas VII E SMP Negeri 8 Jember. Data yang dikumpulkan berdasar validasi, observasi implementasi pembelajaran, kuesioner tanggapan siswa, dan tes literasi sains siswa berupa pre-test dan post-test. Temuan dari penelitian mengungkapkan bahwa E-LKPD berbasis SETS valid (95%), praktis (95%), dan efektif dalam meningkatkan literasi sains (78%). Dengan demikian, E-LKPD berbasis SETS layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar untuk meningkatkan literasi sains siswa.
Kata kunci : Bahan Ajar, E-LKPD berbasis SETS, Literasi Sains
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak penerbitan pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Efek Akses Terbuka).











