Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Bahan Ajar SIGAR Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas VI SD 2 Bulung Kulon
DOI:
https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i1.42763Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS meningkat saat menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan bahan ajar SIGAR (Simulasi Gerak Rotasi dan Revolusi Bumi) pada bab 5 topik B. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest, melibatkan 14 siswa kelas VI. Observasi, wawancara dan tes uraian digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal, dengan nilai uji t sebesar 0,000 < 0,05 (Ha diterima), dan n-gain sebesar 0,82 (menunjukkan kategori tinggi), yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa telah meningkat sebesar 82,15%. Oleh karena itu, model inkuiri terbimbing berbantuan bahan ajar SIGAR efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa utuk IPAS karena dapat mendorong partisipasi aktif siswa dan membantu mengembangkan keterampilan berpikir kritis.
Kata kunci : Bahan ajar SIGAR, hasil belajar IPAS, inkuiri terbimbing
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak penerbitan pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Efek Akses Terbuka).











