Dampak Penggunaan Tepung Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Dalam Ransum Terhadap Berat Telur Shape Index Dan Ketebalan Kerabang Telur Itik Master
DOI:
https://doi.org/10.52434/janhus.v9i1.41593Abstrak
Telur merupakan produk unggas dengan kandungan gizi tinggi dan mudah dicerna. Kualitas eksterior telur dapat dinilai berdasarkan beberapa aspek, seperti berat telur, bentuk dan ukuran telur (shape index) dan ketebalan kerabang telur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan pakan dalam campuran ransum itik petelur, serta menentukan persentase optimal tepung eceng gondok (Eichhornia crassipes) dalam ransum yang memberikan pengaruh terbaik pada berat telur, shape index dan ketebalan kerabang telur Itik Master. Penelitian dilaksanakan di peternakan Citra Prawira yang berlokasi di Dusun Cigarukgak, Desa Padamukti, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakukan yang diberikan meliputi: R0 (100% ransum basal tanpa eceng gondok), R1 (95% ransum basal + 5% eceng gondok), R2 (90% ransum basal + 10% eceng gondok), R3 ( 85% ransum basal + 15% eceng gondok). Variabel yang diteliti terdiri dari berat telur, shape index dan ketebalan kerabang. Hasil penelitian diperoleh bahwa penambahan tepung eceng gondok dalam ransum meningkatkan ketebalan kerabang, tetapi tidak memengaruhi berat telur maupun shape index. Tepung eceng gondok (Eichhornia crassipes) dapat dimanfaatkan hingga 15% dalam ransum Itik Master.
Referensi
Anggorodi, R. (1985). Ilmu Makanan Ternak Unggas. UI Press, Jakarta.
Fitriani, E., S. Isdadiyanto dan S. Tana. (2016). Kualitas Kerabang Telur pada Berbagai Itik Petelur Lokal di Balai Pembibitan dan Budidaya Ternak Non Ruminansia (BPBTNR), Ambarawa. BIOMA 18 (2) : 107-113
Haryanto, A.N., W. Sarengat dan D. Sunarti. (2019). Kualitas Fisik Telur Itik Tegal yang Dipelihara Menggunakan Sistem Pemeliharaan Intensif dan Semi Intensif di KTT Bulusari Kabupaten Pemalang. Sains Peternakan. 17 (1) : 29-37.
Huda, S. N., E. Herawati, T. Nurhayatin. (2021). Pengaruh Pemberian Eceng Gondok (Eichornia crassipes) terhadap Kualitas Interior dan Warna Kuning Telur Itik Master. JANHUS. 6(1): 46-54 . DOI: http://dx.doi.org/10.52434/janhus.v6i1.1525
Deni, Nugraha., Umiyati, Atmomarsono., Luthfi, Djauhari, Mahfudz. (2012). Pengaruh Penambahan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) Fermentasi dalam Ransum terhadap Produksi Telur Itik Tegal. Animal Agriculture Journal, 1 (1) : 75-85. Online at : http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj
Nuryati, Nuryati., Yudha, Asmara, Dwi, Aksa., Purnama, Putra. (2023). Pemanfaatan tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai pakan ternak. doi: 10.33558/an-nizam.v2i2.6840
Panda, P. C. (1996). Text Book on Egg and Poultry Technology. Vukas Publising House. Publ.,ltd., Hisar.
Rohman, R. A., E. Herawati, I. Hadist. (2022). Pengaruh Pemberian Eceng Gondok (Eichornia crassipes) terhadap Konsumsi dan Konversi Ransum serta Produksi Telur Hpen Day Itik Master. JANHUS. 6(2): 64-75 .
DOI: http://dx.doi.org/10.52434/janhus.v6i2.1895
Sastrosupadi, A. (1995). Rancangan Percobaan Praktis untuk Bidang Pertanian. Kanisius, Yogyakarta.
Stadelman, W.J. and O.J. Cotterill. (1995). Egg Science and Technology. 4th Ed. Food Product Press. An Imprint of The Haworth Press, Inc. New York.
Sudaryani, T. (2008). Kualitas Telur. PT. Penebar Swadaya, Jakarta.
Sulaiman, A. dan S. N. Rahmatullah. (2011). Karakteristik Eksterior, Produksi dan Kualitas Telur Itik Alabio (Anas platyrhynchos Borneo) di Sentra Peternakan Itik Kalimantan Selatan. Bioscientiae. 8 (2) : 46-61.
Tugiyanti, E. dan N. Iriyanti. (2012). Kualitas Eksternal Telur Ayam Petelur yang Mendapat Ransum dengan Penambahan Tepung Ikan Fermentasi Menggunakan Isolat Produser Antihistamin. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 1(2) : 44-47.
Zhou, P., W. Zheng, C. Zhao, C. Shen and G. Sun. (2008). Egg Volume and Surface Area Calculations Based on Machine Vision. Proceeding of the Second IFIP International Conference on Computer and Computing Technologies in Agriculture (CCTA2008). Beijing, China. pp. 1647-1653
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta dan Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikelnya di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan menyetujui ketentuan berikut:
-
Penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiah yang diterbitkan di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan dengan menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
-
Lisensi CC BY 4.0 mengizinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, mengadaptasi, dan menggunakan artikel untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial, dengan ketentuan mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis, sumber publikasi, tautan lisensi, serta informasi perubahan apabila dilakukan modifikasi.
-
Penulis diperbolehkan menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan melalui repositori institusi, situs web pribadi, atau platform akademik lainnya, dengan tetap mencantumkan informasi publikasi pertama di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis bertanggung jawab atas keaslian karya, keakuratan informasi, serta perolehan izin penggunaan materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel.
-
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan berhak menerbitkan, mendistribusikan, dan mengarsipkan artikel sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Informasi lengkap mengenai lisensi dapat diakses melalui:






