Lip balm Ekstrak Kulit Buah Tampoi: Formulasi, SPF dan Uji Iritasi
DOI:
https://doi.org/10.52434/jifb.v17i1.43301Keywords:
baccaurea macrocarpa, formulasi, kulit buah, lip balm, sun protection factorAbstract
Kulit buah tampoi (Baccaurea macrocarpa) diketahui mengandung senyawa flavonoid dan polifenol yang berpotensi sebagai tabir surya alami. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol kulit buah tampoi dalam sediaan Lip balm serta mengevaluasi stabilitas fisik, nilai Sun Protection Factor (SPF), persentase transmisi eritema dan pigmentasi, serta uji iritasi. Lip balm diformulasikan 0,1% ekstrak kulit buah tampoi dalam tiga formula dengan variasi konsentrasi Tween 80 (2%, 3%, dan 4%). Evaluasi fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya oles, dan titik leleh, serta uji stabilitas menggunakan metode cycling test selama enam siklus. Formula terbaik selanjutnya diuji nilai SPF menggunakan metode Mansur dan A.J. Petro, uji transmisi eritema dan pigmentasi, serta uji iritasi kulit. Hasil penelitian menunjukkan seluruh formula memiliki karakteristik fisik yang baik, homogen, pH 5, dan titik leleh 52°C. Formula dengan Tween 80 3% menunjukkan stabilitas fisik terbaik setelah uji cycling test. Formula ini memiliki nilai SPF sebesar 10,906 (metode Mansur) dan 2,094 (metode A.J. Petro), serta nilai transmisi eritema 9,12% dan transmisi pigmentasi 71,95% yang tergolong kategori regular suntan. Uji iritasi menunjukkan tidak adanya reaksi iritasi pada seluruh panelis. Dapat disimpulkan bahwa Lip balm ekstrak etanol kulit buah tampoi (Baccaurea macrocarpa) berpotensi sebagai sediaan tabir surya alami yang stabil, aman, dan efektif untuk perlindungan bibir.
References
1. Thomas NA, Timo NKE, Suryadi AMA, Paneo MA, Puluhulawa LE. Formulasi dan uji aktivitas antioksidan sediaan lip cream kombinasi ekstrak daun jati (Tectona grandis) dan madu. J Ilm Farm Bahari. 2025;16(2):125–36.
2. Tahar N, Indriani N, Nonci FY. Efek tabir surya ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia). ad-Dawaa’ J Pharm Sci. 2019;2(1):29–35.
3. Wijaya LR, Safitri CINH. Uji aktivitas formulasi lip balm dari ekstrak bekatul padi (Oryza sativa) sebagai tabir surya. In: Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2020. p. 276–83.
4. Toprani SM, Kelkar Mane V. A short review on DNA damage and repair effects in lip cancer. Hematol Oncol Stem Cell Ther. 2021;14(4):267–74.
5. Tampubolon A. Formulasi lip balm ekstrak lidah buaya (Aloe vera ) dan buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai lip balm. J Ris Kefarmasian Indones. 2023;5(2):310–21.
6. Zulkarnain AK, Marchaban, Wahyuono S, Susidarti RA. Pengaruh konsentrasi mahkota dewa terhadap stabilitas lotion – krim serta uji tabir surya secara spektrototometri. Maj Farm. 2015;11(3):328–35.
7. Cahyani AS, Erwiyani AR. Formulasi dan uji sun protection factor (SPF) sediaan krim ekstrak etanol 70% daging buah labu kuning (Curcubita Maxima Durch) secara in vitro. J Farm (Journal Pharmacy). 2022;2(1):1–11.
8. Yunus R, Hairil Alimuddin A, Ardiningsih P. Uji aktivitas antibakteri ekstrak kulit buah tampoi (Baccaurea macrocarpa) terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. J Kim Khatulistiwa. 2014;3(3):19–24.
9. Abu Bakar MF, Ahmad NE, Karim FA, Saib S. Phytochemicals and antioxidative properties of borneo indigenous liposu (Baccaurea lanceolata) and tampoi (Baccaurea macrocarpa) fruits. Antioxidants. 2014;3(3):516–25.
10. Tirtana E, Idiawati N, Warsidah, Jayuska A. Analisa proksimat , uji fitokimia dan aktivitas antioksidan pada buah tampoi (Baccaurea macrocarpa). J Kaji Komun. 2013;2(1):42–5.
11. Erwin E, Pusparohmana WR, Sari IP, Hairani R, Usman U. Phytochemical and antioxidant activity evaluation of the bark of Tampoi (Baccaurea macrocarpa). F1000Research. 2018;7(1977).
12. Rahmawati R, Muflihunna A, Ramadani A. Analisis nilai sun protection factor ekstrak etanol daun kopasanda (Chromolaena odorata L.) menggunakan spektrofotometri UV-VIS. As-Syifaa J Farm. 2024;16(1):45–51.
13. Indriarini L, Rahmasari D, Savira M, S.A. DA, Bayu A. YN, Chasanah U. Aktivitas perlindungan UV dan antioksidan ekstrak kulit jeruk (Citrus sinensis (L.) Osbeck) dalam nanogel tabir surya. J Farmagazine. 2021;8(2):20–5.
14. Ambari Y, Hapsari FND, Ningsih AW, Nurrosyidah IH, Sinaga B. Studi formulasi sediaan lip balm ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dengan variasi beeswax. J Islam Pharm. 2020;5(2):36–45.
15. Kadu M, Vishwasrao S, Singh S. Review on natural lip balm. Int J Res Cosmet Sci. 2015;5(1):1–7.
16. Ardini D, Sumardilah DS. Efek lip balm ekstrak lidah buaya (Aloe Vera) sebagai pelembab bibir. J Kesehat Metro Sai Wawai. 2021;14(1):1–9.
17. BPOM RI. Keputusan kepala badan pengawas obat dan makanan republik indonesia nomor HK. 00.05.4.2411 tentang ketentuan pokok pengelompokan dan penandaan obat bahan alam indonesia. Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Indonesia; 2004 p. 1–11.
18. Budiarti NT, Ayuningtyas ND, Pitarisa AP. Formulasi dan evaluasi sediaan lip balm ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L) dengan variasi beeswax. KUNIR J Farm Indones. 2023;1(2):1–9.
19. Khasanah A, Hidayati S, Sartika D. Karakteristik fisik dan sensori lip balm dengan penambahan ekstrak kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) dan minyak alpukat (Persea americana) sebagai pelembab bibir. J AGROINDUSTRI BERKELANJUTAN. 2023;2(2):272–83.
20. Intan A. Formulasi dan uji sifat fisik lip balm ekstrak etanol buah strawberry (fragraria sp). Politek Harapan Bersama. 2021;
21. Rahim AR, S.P AS, Z.K DD, T EA, Fidda R S, H MRA. Modifikasi herbal drink dari optimasi kelor (Moringa oleifera), seledri (Apium graveolens) dan rosela (Hibiscus sabdariffa) dengan metode infusa di desa sidokelar. DedikasiMU J Community Serv. 2022;4(1):35.
22. Hayati M, Nusantari CS, Shinta W. Formulasi dan uji fisik sediaan lip balm dari ekstrak biji alpukat (Persea americana Mill) sebagai pelembab. INPHARNMED J (Indonesian Pharm Nat Med Journal). 2023;7(2):84–95.
23. Naharika P, Endriyatno NC. Formulation and determination of spf value of lip balm from rambutan skin extract (Nephelium lappaceum L.) with variations of beeswax and candelilla wax bases. J Dunia Farm. 2025;9(3):218–30.
24. Nabila SF, Koesnarpadi S, Tri Widodo N, Rahmawati Isyahro N, Marliana E. Uji aktivitas tabir surya ekstrak herba meniran (Phyllanthus niruri L.). J At. 2022;7(2):56–9.
25. Febrianti P, Prabowo WC, Rijai L. Aktivitas antioksidan dan tabir surya ekstrak daun afrika (Vernonia amygdalina Del.). In: Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences. Samarinda: Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman; 2017. p. 196–204.
26. Badan Pengawas Obat dan Makanan. Badan pengawas obat dan makanan republik indonesia nomor 32 tahun 2019 tentang persyaratan keamanan dan mutu obat tradisional. Jakarta: BPOM RI Indonesia; 2019.
27. Tranggono R, Latifah F. Buku pegangan ilmu pengetahuan kosmetik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama; 2007. 11, 90–93, 167 p.
28. Desnita R, Anastasia, Desy S, Putri, Mutiara D. Formulasi dan uji sifat fisik sediaan lip balm minya zaitun (Olea europaea L.) dengan basis lemak tengkawang. J Farm Sains dan Prakt. 2022;8(1):116–22.
29. Risnayanti NN, Budi S, Audina M. Formulasi dan evaluasi sediaan lip balmekstrak buah semangka (Citrullus Lanatus) sebagai sun protection. Sains Med. 2022;1(1):68–76.
30. Kurnianto E, Rahman IR. Potensi tabir surya ekstrak etanol daun matoa (Pometia pinnata) dengan variasi konsentrasi pelarut. J Ilm Ibnu Sina Ilmu Farm dan Kesehat. 2021;6(2):102–8.
31. Ma X, Wang H, Song Y, Pan Y. Skin irritation potential of cosmetic preservatives: An exposure-relevant study. J Cosmet Dermatol. 2021;20(1):195–203.
32. Rowe RC, Shekey PJ, et.al. Handbook of pharmaceutical excipients. London: the pharmaceutical; 2009. 441–442 p.
33. BPOM RI. Peraturan badan pengawas obat dan makanan nomor 25 tahun 2025 tentang persyaratan teknis bahan kosmetik. Indonesia; 2025 p. 1–352.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
or all articles published in Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, the copyright is retained by the journal. Articles are published under the terms of Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA 4.0) . For Authors:
|
Download Journal Template
.png)








