Penerapan Pembelajaran Berbasis Literasi Ekologi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di SMA Negeri 2 Peusangan

Penulis

  • Sri Novayanti Universitas Islam Kebangsaan Indonesia
  • Muslihin Muslihin Universitas Almuslim

DOI:

https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i2.43947

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran berbasis literasi ekologi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 2 Peusangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Adapun sampel pada penelitian berjumlah 30 orang siswa pada kelas X. Pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis berupa 20 soal pilihan ganda pada saat pretes dan postes. Analisis data yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t berpasangan (paired sample t-test). Selanjutnya, untuk melihat efektivitas peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, digunakan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis literasi ekologi berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 2 Peusangan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan pengujian uji t berpasangan (paired sample t-test) yang menunjukkan 8,77 > 1,67 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Seluruh aspek berpikir kritis pada materi ekologi mengalami peningkatan yang meliputi aspek penalaran 79,24% (tinggi), aspek analisis 77,95% (tinggi), aspek inferensi 74,07% (tinggi), aspek evaluasi 70,34% (tinggi), dan aspek refleksi 60,12% (sedang). Dengan demikian, penerapan pembelajaran berbasis literasi ekologi dapat dijadikan sebagai  alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ekologi.

Kata kunci: Pembelajaran berbasis literasi ekologi, kemampuan berpikir kritis, SMA Negeri 2 Peusangan

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-06