Menghadapi Krisis Lingkungan melalui Pembelajaran IPA Berbasis Education for Sustainable Development (ESD): Systematic Literature Review

Penulis

  • Putri Rahadian Dyah Kusumawati Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Arif Naufan Saputra Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Milatunissa Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i2.43925

Abstrak

Krisis lingkungan yang ditandai oleh perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta pencemaran dan limbah menuntut transformasi pendidikan yang mampu membentuk generasi yang berkelanjutan. Education for Sustainable Development (ESD) dipandang sebagai pendekatan yang relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar karena dapat menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan kesadaran dan tindakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penerapan, dampak, dan tantangan implementasi ESD dalam pembelajaran IPA di SD/MI. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Data diperoleh dari basis data Scopus antara tahun 2016 s.d. 2026 dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan ESD, science education, dan elementary school. Berdasarkan proses seleksi, diperoleh 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ESD dilakukan melalui integrasi konsep keberlanjutan dalam pembelajaran IPA, outdoor learning, pembelajaran berbasis proyek, pendekatan interdisipliner, penggunaan cerita sains, serta pengembangan modul dan platform pembelajaran. Implementasi tersebut memberikan dampak positif pada aspek kognitif, afektif, perilaku, dan keterampilan, seperti peningkatan pemahaman konsep keberlanjutan, kesadaran lingkungan, perilaku prolingkungan, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan refleksi. Namun demikian, implementasi ESD masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan integrasi dalam kurikulum dan bahan ajar, kesenjangan antara pengetahuan dan sikap lingkungan peserta didik, serta kebutuhan untuk memperkuat kompetensi guru. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis tematik yang menunjukkan bahwa pembelajaran IPA berbasis ESD di sekolah dasar paling efektif ketika diterapkan secara kontekstual, partisipatif, dan berbasis pengalaman nyata untuk mengembangkan kompetensi keberlanjutan peserta didik.

Kata kunci: Education for Sustainable Development, pembelajaran IPA, sekolah dasar, keberlanjutan, literasi lingkungan

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-06