Pengembangan E-Modul Berbasis Education For Sustainable Development (ESD) pada Topik Pemanfaatan Logam Bekas sebagai Elektroda Salt Water Battery untuk Melatih Literasi Sains

Penulis

  • Nushhi Himmatul A'liyah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ali Kusrijadi Universitas Pendidikan Indonesia
  • Hernani Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i2.43666

Abstrak

Literasi sains merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran kimia, namun pencapaiannya masih menghadapi berbagai kendala. Salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya literasi sains adalah keterbatasan bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis Education for Sustainable Development (ESD) pada topik pemanfaatan limbah logam bekas sebagai elektroda salt water battery yang telah tervalidasi dan dapat mendukung pengembangan literasi sains peserta didik. Metode yang digunakan adalah Design and Development Research (DDR) dengan fokus pada Product and Tool Research, yang mencakup tahapan analisis, perancangan, pengembangan, dan evaluasi. Partisipan penelitian terdiri atas lima guru kimia pada tahap analisis kebutuhan, tiga validator yang meliputi dua dosen ahli dan satu guru kimia, serta sembilan peserta didik kelas XII di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung yang dipilih berdasarkan tingkat kemampuan akademik untuk uji coba terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan telah memenuhi karakteristik e-modul yang baik serta memenuhi aspek kelayakan isi, penyajian, dan kebahasaan. Selain itu, e-modul mengintegrasikan komponen literasi sains dan prinsip Education for Sustainable Development (ESD) sehingga mampu mendukung pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Hasil validasi menyatakan bahwa e-modul layak digunakan dalam pembelajaran dengan beberapa rekomendasi penyempurnaan. Uji coba terbatas juga menunjukkan adanya peningkatan profil literasi sains peserta didik dengan tingkat ketercapaian pada kategori baik, yaitu sebesar 63%–96%. Temuan ini mengindikasikan bahwa e-modul berbasis ESD yang dikembangkan berpotensi menjadi alternatif bahan ajar yang efektif untuk memfasilitasi pengembangan literasi sains dalam pembelajaran kimia.

Kata kunci : E-Modul, ESD, literasi sains, salt water battery

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31