Pengembangan LKPD konservasi & lutung kasarung dengan pendekatan culturally responsive teaching (CRT) melalui design thinking framework
DOI:
https://doi.org/10.52434/jkpi.v4i2.3916Keywords:
Culturally Responsive Teaching, Design Thinking, LKPD, Lutung Kasarung.Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan asesmen formatif berupa Lembar Kerja Peserta didik (LKPD) dengan menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam pembelajaran IPA. Keterbaruan pada penelitian pengembangan ini terletak pada penggunaan kerangka berpikir menggunakan lima prinsip Design Thinking dimulai dari fase Empathy, Define, Ideate, Prototype dan Test & evaluate. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini berupa analisis data kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi ahli (Bahasa, isi dan penyajian). Instrumen validasi yang digunakan menggunakan skala Guttman. Jumlah sampel yaitu sebanyak 36 peserta didik kelas VII. Berdasarkan uji validasi dari lima ahli didapatkan hasil sebesar 3,23 dengan kategori valid. Diperoleh kesimpulan bahwa LKPD dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) layak diujicobakan dengan revisi sesuai komentar dan saran para ahli.References
Abdurrahman, A. (2017). Penilaian Formatif dalam Pembelajaran IPA. Bandung: Yrama Widya.
Brown, T. (2008). Design Thinking: A Method for Creative Problem Solving. New York: HarperBusiness.
BSNP. (2014). Naskah Akademik Instrumen Penilaian Buku Teks Pelajaran Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative research design: Models, methods, and practice (5th ed.). Sage.
Kusairi, S. (2012). Analisis Asesmen Formatif Fisika SMA Berbantuan Komputer. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 16(1), 1-16.
Ladson-Billings, G. (1995). Making multicultural education work for all students. Philadelphia, PA: Jossey-Bass.
Lindayani, D. (2022). Pengembangan LKPD berbasis keterampilan proses sains dengan pengayaan cerita rakyat Sambas. Jurnal Pendidikan IPA Universitas Muhammadiyah Surakarta, 11(2), 117-128.
Gay, G. (2010). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice (2nd ed.). New York, NY: Teachers College.
Ratumanan, G. T. & Laurens, T. (2011). Evaluasi Hasil Belajar pada Tingkat Satuan Pendidikan. Surabaya: UNESA University Press.
Roestiyah. (2008). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Sari, N. (2016). Nilai-Nilai Ekologis dalam Legenda Lutung Kasarung. Prosiding Seminar Nasional Budaya dan Sastra Indonesia (BCSIEd). 2(1), 42-51.
Villegas, A. M., & Deyoe, C. D. (2000). Researching culturally responsive pedagogy: Critical issues and new directions. New York, NY: Teachers College Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License, which allows others to share the work provided that the authorship and initial publication in this journal are acknowledged.
- Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal-published version of the work (e.g., uploading it to an institutional repository or publishing it in a book), provided that the initial publication in this journal is acknowledged.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their own websites) both before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (see The Open Access Effect).












