Analisis Penggunaan Modul Digital dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SMP/MTs Kabupaten Jepara
DOI:
https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i1.43228Abstrak
Penggunaan modul digital dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMP/MTs Kabupaten Jepara menjadi fokus analisis menyeluruh untuk menganalisis penggunaan modul digital fokus pada pola penggunaan, tingkat efektivitas, dan kendala implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran holistik mengenai kontribusi modul digital terhadap kualitas pembelajaran IPA melalui persepsi siswa. Metode kuantitatif deskriptif diterapkan dengan menyebarkan angket terstruktur kepada 100 siswa dari beberapa sekolah. Analisis statistik deskriptif dan triangulasi data digunakan untuk memvalidasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan pola penggunaan yang intensif, mengintegrasikan akses mandiri di luar kelas dengan pemanfaatan terstruktur di dalam kelas, didukung fitur interaktif yang meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konsep. Modul digital terbukti efektif dalam hal kemudahan navigasi, relevansi materi, dan fleksibilitas waktu belajar. Namun, implementasinya masih terkendala ketidakstabilan jaringan internet, keterbatasan perangkat siswa, dan rendahnya kompetensi digital guru. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa modul digital merupakan media yang adaptif dan efektif, dengan rekomendasi penguatan infrastruktur, pemerataan akses, serta pelatihan berkelanjutan bagi pendidik dan siswa.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak penerbitan pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Efek Akses Terbuka).











