Integrasi Kearifan Lokal sebagai Sumber Belajar dalam Pembelajaran IPA melalui Pengembangan Media Digital
DOI:
https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i1.43145Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk merangkum dan menganalisis kecenderungan pengembangan media pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal sebagai upaya guna meningkatkan kualitas pembelajaran bermakna di sekolah dasar dan menengah. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap 25 artikel ilmiah yang dipublikasikan di dalam jurnal dari tahun 2020-2025 yang mengembangkan video pembelajaran sebagai penunjang dalam proses pembelajaran. Karakteristik media, prosedur penerapan, dan efektivitas terhadap kemampuan belajar siswa diidentifikasi melalui tahapan analisis literatur yang sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan kreativitas, pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan keinginan siswa untuk belajar. Selain itu, penerapan metode ini terbukti memperkuat relevansi materi IPA karena menjelaskan fenomena ilmiah dengan praktik budaya masyarakat, yang membuat pembelajaran lebih kontekstual. Hasil akhir kajian ini menemukan bahwa pengembangan video dan multimedia berbasis kearifan lokal memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembelajaran IPA di abad 21. Ini juga dapat digunakan sebagai referensi untuk media inovasi terbuka dalam berbagai konteks masyarakat daerah.
Kata kunci: Kearifan lokal, media digital, pembelajaran IPA
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak penerbitan pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Efek Akses Terbuka).











