Pengaruh Model Problem-Based Learning Berbantuan LKPD Multirepresentasi Terhadap Keterampilan Argumentasi Ilmiah Siswa SMP Pada Pembelajaran IPA
DOI:
https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i1.43144Abstrak
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji capaian keterampilan argumentasi ilmiah siswa sebelum dan setelah dilakukannya pembelajaran yang bermodel PBL disertai LKPD multirepresentasi, sekaligus menelaah pengaruh penerapan model tersebut terhadap keterampilan argumentasi ilmiah siswa SMP dalam pembelajaran IPA. Pendekatan pada penelitian ini yaitu kuantitatif menggunakan jenis quasi eksperimental berupa nonequivalent control group design. Data didapatkan melalui teknik tes dan non-tes; instrumen tes yakni soal argumentasi ilmiah, sedangkan instrumen non-tes meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan argumentasi ilmiah siswa sebelum pembelajaran berada pada kategori lemah, dan meningkat menjadi kategori kuat setelah mendapatkan implementasi dari model PBL disertai LKPD multirepresentasi. Uji independent sample t-test menghasilkan nilai sig. (2-tailed) yakni 0,000 < 0,05, yang membuktikan bahwa penerapan model tersebut terhadap keterampilan argumentasi ilmiah memiliki pengaruh signifikan. Oleh karena itu, kesimpulannya bahwa model PBL berbantuan LKPD multirepresentasi secara signifikan mempengaruhi keterampilan argumentasi ilmiah bagi siswa SMP pada pembelajaran IPA, dari kategori lemah menjadi kategori kuat.
Kata kunci : Bahan Ajar, E-LKPD berbasis SETS, Literasi Sains
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak penerbitan pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Efek Akses Terbuka).











