Pengembangan Bahan Ajar Berbasis RADEC untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains

Penulis

  • Farhan Baehaki Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan Rajawali
  • Ni'matul Murtafi'ah Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan Rajawali
  • Azalia Adelin Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan Rajawali
  • Vivo Prahasta Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan Rajawali

DOI:

https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i1.43040

Abstrak

Keterampilan abad ke-21 menjadi standar profil lulusan yang dirancang oleh pemerintah, termasuk bagi mahasiswa calon ahli Teknologi Laboratorium Medis (TLM). Salah satu keterampilan yang menjadi fokus pemerintah adalah pengembangan Keterampilan Proses Sains (KPS). Pembelajaran berpusat pada aktivitas mahasiswa melalui berbagai model pembelajaran telah dilakukan untuk meningkatkan KPS. Namun, pada prosesnya tidak berhasil secara signifikan. Mahasiswa cenderung pasif karena tidak memiliki pengetahuan awal sehingga fokus merekam dan menulis daripada terlibat aktif. Untuk itu, Model Pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, dan Create) bisa menjadi alternatif dalam menunjang pengetahuan awal mahasiswa karena terdiri dari tahap Pra-Perkuliahan (Read dan Answer) dan tahap Perkuliahan (Discuss, Explain, dan Create). Kendala lain adalah keluasan materi karena akses internet yang mudah sehingga menyulitkan mahasiswa mencari dan menyeleksi informasi valid. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar berbasis RADEC yang dapat memfasilitasi pengembangan KPS bagi mahasiswa TLM. Penelitian ini menggunakan metode Pengembangan & Validasi, yang terdiri dari tahap 1) telaah pustaka; 2) konstruksi; dan 3) peningkatan. Pengembangan bahan ajar dilakukan dengan metode 4-STMD. Penilaian dilakukan melibatkan 7 pakar dan 30 mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis. Instrumen yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah lembar validasi ahli dan lembar uji keterbacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar memiliki validitas yang sangat baik (kesesuaian >80%) dan keterbacaan yang baik (>70%) dalam memfasilitasi pengembangan keterampilan proses sains. Oleh karena itu, bahan ajar yang dikembangkan dapat diimplementasikan dalam perkuliahan.

Kata kunci : Bahan ajar, keterampilan proses sains, RADEC, teknologi laboratorium medik

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-13