Pencegahan dan Penanggulangan Stunting sebagai Upaya Mewujudkan Program “Zero New Stunting” di Desa Cigawir
Kata Kunci:
Cigawir, edukasi, pencegahan, penanggulangan, Zero New StuntingAbstrak
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan, yang ditandai dengan tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya Kasus stunting yang kembali meningkat pada tahun 2023 di provinsi Jawa Barat mendorong pemerintah daerah Jawa Barat dan Universitas Garut untuk bekerja sama mencegah dan mengatasi stunting melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas garut tahun 2024. Pelaksanaan program difokuskan pada dua hal yaitu pendataan kasus stunting dan upaya pencegahan dan penanggulangan stunting melalui upaya edukasi. Hasil pendataan di Desa Cigawir pada tahun 2023 kasus stunting mencapai 23,64%. Pada Agustus 2024, masih terdapat 7 dari 41 balita yang berisiko mengalami stunting. Kasus stunting di Desa Cigawir terindikasi disebabkan oleh keberadaan keluarga pra sejahtera yang masih tinggi yaitu mencapai 43,52%. Langkah edukasi menunjukkan bahwa pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap dampak negatif stunting dan cara pencegahan stunting meningkat secara signifikan. Meningkatnya pemahaman dan kesadaran masyarakat tidak menjamin terlaksananya program “Zero New Stunting” di Desa Cigawir karena sebagian warga Desa Cigawir tidak mampu memperoleh makanan bergizi. Faktor ekonomi pemicu stunting masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Program “Zero New Stunting” memerlukan pendekatan multisektoral dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat agar dapat menanganinya secara efektif.
Referensi
Aizah, S., Risnasari, N., & Listyawati, N. (2022). Efektivitas Penggunaan Rebusan Tumbukan Daun Jambu Biji untuk Menurunkan Frekuensi Diare pada Anak. Jurnal EDUNursing, 6(1), 20–24. https://doi.org/https://doi.org/10.26594/edunursing.v6i1.2944
Ameliasari, D., Listyarini, A. D., Pujiati, E., & Purwandari, N. P. (2024). Distribusi Prevalensi Kejadian Stunting pada Balita dengan Penyakit Penyerta di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungrejo Kabupaten Kudus. Prosiding Seminar Nasional Dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 3(2), 1441–1450.
Dayan, H., Subagiono, & Setiono. (2019). Karakter Morfologi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) terhadap Pemberian Limbah Kulit Kopi. Jurnal Sains Agro, 4(2), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.36355/jsa.v4i1.245
Febriawan, R. (2020). Manfaat Senyawa Kurkumin dalam Kunyit pada Pasien Diare. Jurnal Medika Hutama, 2(1), 255–260.
Halil, F., Amin, M., -, M., & Cipta, I. (2023). Analisis Kadar Kalsium (Ca) dan Zat Besi (Fe) dalam Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir) dan Kangkung Air (Ipomoea Aquatica Forks) Yang Beredar Di Kota Ternate. Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU), 3(2), 11–16. https://doi.org/https://doi.org/10.33387/jpku.v3i2.7249
IDAI. (2020). Buku Saku : Pencegahan dan Tatalaksana Gizi Buruk pada Balita di Layanan Rawat Jalan. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.kemkes.go.id/book/321
Karo, M. A. B., Ferdinanda, F., Natali, O., & Nasution, S. W. (2021). Uji Efektivitas Daun Kelor terhadap Shigella Dysenteriae. Biospecies, 14(1), 32–35. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/biospecies.v14i1.11222
Kementerian Desa, P. D. T. dan T. (2017). Buku Saku Desa dalam Penanganan Stunting. In Buku Saku Desa dalam Penanganan Stunting. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasnsmigrasi.
Lestari, E., Shaluhiyah, Z., Shaluhiyah, Z., & Adi, M. S. (2023). Intervensi Pencegahan Stunting pada Masa Prakonsepsi : Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(2), 214–221. https://doi.org/https://doi.org/10.56338/mppki.v6i2.2994
Okvitasari, Y., Darmayanti, & Ulfah, M. (2021). Pengaruh Pemberian Zat Besi dan Sayur Bayam terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura I. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 6(1), 20–27. https://doi.org/https://doi.org/10.51143/jksi.v6i1.265
Putri, M. G., Irawan, R., & Mukono, I. S. (2021). Hubungan Suplementasi Vitamin A, Pemberian Imunisasi, dan Riwayat Penyakit Infeksi terhadap Kejadian Stunting Anak Usia 24-59 Bulan di Puskesmas Mulyorejo, Surabaya. Public Health Nutrition Media, 10(1), 72–79. https://doi.org/https://doi.org/10.20473/mgk.v10i1.2021.72-79
Setiyawati, M. E., Ardhiyanti, L. P., Hamid, E. N., Muliarta, N. A. T., & Raihanah, Y. J. (2024). Studi Literatur: Keadaan Dan Penanganan Stunting Di Indonesia. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 8(2). https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v8i2.3113
Yadika, A. D. N., Berawi, K. N., & Nasution, S. H. (2019). Pengaruh Stunting terhadap Perkembangan Kognitif dan Prestasi Belajar. Jurnal Majority, 8(2), 273–282.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 NURAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
|
or all articles published in Nuraga: Jurnal Pengabdian Masyarakat, the copyright is retained by the journal. Articles are published under the terms of Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA 4.0) . For Authors:
|
Download Journal Template







