RISIKO KONTAMINASI LOGAM BERAT TIMBAL DAN CADMIUM PADA DAGING DAN HATI SAPI YANG DIGEMBALAKAN DI AREAL BEKAS LAHAN PERTANIAN KECAMATAN WASILE TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.52434/janhus.v2i2.470Abstrak
Abstrak Bekas lahan pertanian merupakan salah satu lahan dimana masyarakat mengelola untuk menggembalakan ternaknya dalam memanfaatkan pakan hijauan yang tumbuh dan berkembang. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa bekas lahan pertanian sudah tercemar oleh logam berat akibat penggunakan pupuk-pupuk yang mengandung bahan kimia. Tujuan dari penelitian ini melihat risiko kontaminasi logam berat timbal (Pb) dan cadmium (Cd) yang terjadi pada daging dan hati sapi yang digembalakan di lahan bekas pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode SSA (Spektometri Serapa Atom) untuk mendeteksi keberadaan logam berat pada hati dan daging sapi yang digembalakan di bekas lahan pertanian yang terdiri dari 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan logam berat Pb pada hati pada ulangan HTs1-HTs3 yaitu sebesar 1,025-1,352 ppm dan pada daging sapi pada ulangan HTs1-HTs3 yaitu sebesar 1,01-1,005ppm. Maka hati dan daging sapi yang digembalakan di bekas lahan pertanian melebihi ambang batas yang telah ditetapkan SNI maupun WHO. Sedangkan logam berat Cd masih berada diambang batas yang telah diisyaraatkan. Sehingga perlu diwaspadai dampaknya bagi kesehatan manusia yang mengkonsumsinya. Kata kunci: Logam berat, sapi potong, dan bekas lahan pertanianUnduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta dan Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikelnya di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan menyetujui ketentuan berikut:
-
Penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiah yang diterbitkan di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan dengan menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
-
Lisensi CC BY 4.0 mengizinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, mengadaptasi, dan menggunakan artikel untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial, dengan ketentuan mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis, sumber publikasi, tautan lisensi, serta informasi perubahan apabila dilakukan modifikasi.
-
Penulis diperbolehkan menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan melalui repositori institusi, situs web pribadi, atau platform akademik lainnya, dengan tetap mencantumkan informasi publikasi pertama di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis bertanggung jawab atas keaslian karya, keakuratan informasi, serta perolehan izin penggunaan materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel.
-
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan berhak menerbitkan, mendistribusikan, dan mengarsipkan artikel sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Informasi lengkap mengenai lisensi dapat diakses melalui:






