KARAKTER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L.) UNTUK FEED ADDITIVE DENGAN PENGERING LAKTOSA
DOI:
https://doi.org/10.52434/janhus.v8i2.4145Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter spesifik dan non spesifik dari ekstrak etanol patikan kebo (Euphorbia hirta L.) yang dikeringkan dengan laktosa untuk digunakan sebagai feed additive pada ternak. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Analisis, Fakultas MIPA Universitas Garut. Metode yang dilakukan adalah dengan membuat beberapa perbandingan antara ekstrak kental : laktosa. Perbandingannya adalah P1 = 1:1, P2 = 1:1,5, P3 = 1:2, P4 = 1: 2,5 dan P5 = 1 : 3. Peubah yang diamati yaitu karakteristik spesifik yang terdiri dari kadar sari larut etanol, kadar sari larut air, dan karakter non spesifik terdiri dari kadar air, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam dan susut pengeringan.. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan P1 sampai P5 menghasilkan karakter spesifik dan non spesifik yang telah sesuai standar, tapi perlakuan yang optimal adalah pada perlakuan P5 yaitu perbandingan ekstrak kental dan laktosa 1 : 3Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta dan Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikelnya di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan menyetujui ketentuan berikut:
-
Penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiah yang diterbitkan di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan dengan menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
-
Lisensi CC BY 4.0 mengizinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, mengadaptasi, dan menggunakan artikel untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial, dengan ketentuan mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis, sumber publikasi, tautan lisensi, serta informasi perubahan apabila dilakukan modifikasi.
-
Penulis diperbolehkan menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan melalui repositori institusi, situs web pribadi, atau platform akademik lainnya, dengan tetap mencantumkan informasi publikasi pertama di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis bertanggung jawab atas keaslian karya, keakuratan informasi, serta perolehan izin penggunaan materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel.
-
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan berhak menerbitkan, mendistribusikan, dan mengarsipkan artikel sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Informasi lengkap mengenai lisensi dapat diakses melalui:






