ANALISIS TOTAL BAKTERI DAN KOLIFORM PADA MEDIA PERTUMBUHAN MAGGOT Black Soldier Flies DENGAN FORMULASI MEDIA FESES SAPI POTONG, ENDAPAN SUSU, DAN SAMPAH ORGANIK DAPUR
DOI:
https://doi.org/10.52434/janhus.v8i2.3767Abstrak
Limbah endapan susu dan feses sapi potong dapat menyebabkan masalah utama untuk lingkungan apabila tidak diolah dengan baik. Salah satu solusi untuk menangani limbah tersebut yaitu menggunakannya sebagai media pertumbuhan maggot BSF. Keberadaan mikroba dalam media pertumbuhan magot memberikan peran positif maupun peran negatif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui jumlah bakteri dan koliform pada media pertumbuhan sampah organik dapur dan endapan susu. Metode yang digunakan yaitu eksperimental data yang diperoleh dilakukan analisis statastik menggunakan uji paired t-test dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 = sampah organik dapur, P1 = Sampah organik dapur dan feses sapi potong, P2 = sampah organik dapur dan endapan susu, dan P3 = feses sapi potong, sampah organik dapur, dan endapan susu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi media pertumbuhan maggot BSF memberikan pengaruh yang berbeda terhadap perubahan total bakteri dan koliform pada awal dan akhir proses degradasi. Formulasi media pertumbuhan endapan susu dan sampah organik dapur memberikan penurunan total bakteri dan koliform tertinggi.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta dan Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikelnya di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan menyetujui ketentuan berikut:
-
Penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiah yang diterbitkan di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan dengan menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
-
Lisensi CC BY 4.0 mengizinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, mengadaptasi, dan menggunakan artikel untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial, dengan ketentuan mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis, sumber publikasi, tautan lisensi, serta informasi perubahan apabila dilakukan modifikasi.
-
Penulis diperbolehkan menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan melalui repositori institusi, situs web pribadi, atau platform akademik lainnya, dengan tetap mencantumkan informasi publikasi pertama di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis bertanggung jawab atas keaslian karya, keakuratan informasi, serta perolehan izin penggunaan materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel.
-
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan berhak menerbitkan, mendistribusikan, dan mengarsipkan artikel sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Informasi lengkap mengenai lisensi dapat diakses melalui:






