EVALUASI BOBOT LAHIR DAN NILAI HERITABILITASNYA PADA SAPI BALI DI BPTU HPT PULUKAN BALI (Evaluated Means of Birth Weight and it’s Heritability Value in Bali Cattle at BPTU HMT Denpasar Bali)
DOI:
https://doi.org/10.52434/janhus.v2i1.257Abstrak
Abstrak Bobot lahir merupakan parameter awal di dalam mengidentifikasi produktivitas seekor ternak dan pendugaan nilai heritabilitas suatu sifat merupakan parameter genetik yang penting didalm melakukan seleksi berdasarkan sifat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bobot lahir dan nilai heritabilitasnya pada sapi Bali di BPTU HMT Denpasar yang dapat digunakan sebagai dasar seleksi bibit berdasarkan bobot lahir. Peneilitian ini menggunakan 100 data bobot lahir sapi Bali, yang diperoleh dari 58 ekor sapi betina dan 42 ekor sapi jantan, sedangkan pendugaan heritabilitas bobot lahir menggunakan 99 data bobot lahir berasal dari 99 ekor induk dan lima pejantan. Bobot lahir dievaluasi menggunakan statistik deskriptif dan pendugaan nilai heritabilitas dianalisis menggunakan analisis sidik ragam pola Half sib. Hasil penelitian menunjukkan bobot lahir sapi Bali betina adalah 18,95 ± 2,16 kg dan jantan adalah 20,12 ± 2,19 kg. Nilai heritabilitas bobot lahir sapi Bali adalah 0,024 ± 0,08. Nilai heritabilitas bobot lahir di BPTU HMT Denpasar termasuk dalam kategori rendah. Kata Kunci : Sapi Bali, Bobot Lahir, Heritabilitas Abstract Birth weight is the initial parameter to identify livestock productivity and estimated heritability value of the trait is an important genetic parameter to do the selection based on that trait. The objectives of this study were evaluated means of birth weight and it’s heritability value in Bali cattle at BPTU HMT Denpasar Bali, which can be used as the base of selection. This research used 100 birth weight data of Bali cattle, obtained from 58 female and 42 male calves, whereas the estimation of birth weight heritability using 99 birth weight data from 99 cows and five bulls. Birth weight was evaluated using descriptive statistic and estimated heritability value was analyzed using ANOVA (analysis of variance) based on pathernal half sib correlation. The results showed that the birth weight of female and males calves were 18.95 ± 2.16 kg 20.12 ± 2.19 kg respectively. The birth weight estimated heritability value of Bali cattle in BPTU HMT Denpasar was 0.024 ± 0.08 . this value was in low category. Keywords : Bali cattle, Birth weight, HeretabilityUnduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta dan Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikelnya di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan menyetujui ketentuan berikut:
-
Penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiah yang diterbitkan di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan dengan menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
-
Lisensi CC BY 4.0 mengizinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, mengadaptasi, dan menggunakan artikel untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial, dengan ketentuan mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis, sumber publikasi, tautan lisensi, serta informasi perubahan apabila dilakukan modifikasi.
-
Penulis diperbolehkan menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan melalui repositori institusi, situs web pribadi, atau platform akademik lainnya, dengan tetap mencantumkan informasi publikasi pertama di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis bertanggung jawab atas keaslian karya, keakuratan informasi, serta perolehan izin penggunaan materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel.
-
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan berhak menerbitkan, mendistribusikan, dan mengarsipkan artikel sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Informasi lengkap mengenai lisensi dapat diakses melalui:






