PERFORMA ALAT PENGERING TIPE RAK PADA PENGERINGAN RANSUM BERBENTUK PELLET (Performance Dry Rack Tipe On Drying Feeding Pellet)
DOI:
https://doi.org/10.52434/janhus.v1i2.244Abstrak
Abstrak Pada umumnya, ransum ternak, terutama ternak unggas dibuat dari bahan berbentuk tepung dan dicetak dalam bentuk pellet rusak . Untuk memperpanjang umur simpan pellet tersebut sebagian air dalam bahan tersebut harus dihilangkan melalui pengeringan. Seperti pengering rak. Pengeringan ransum ungggas berbentuk pellet menggunakan pengering,rak dengan suhu 60°C dan waktu pengeringan 6 jam menghasilkan produk yang lebih kering dengan kehilangan massa 20.20 % dan kadar air pada bahan keringnya 12,10 %. Hasil tersebut lebih rendah apabila dibandingkan dengan ransum berbentuk pellet produk industri 14,00 %. Kata kunci : Performa,Pengeringan. Kehilangan massa, Kadar air, Gelatinisasi Abstract In general,livestock feeding, especially poultry are made from flour shaped materials and are molded in the form of broken pellets. To prolong the shelf life of the pellet, some of the water in the material must be removed by dry ing. Such as a drying rack. Drying pellet-shaped pellet feed using a dryer, a rack with a temperature of 60 ° C and a drying time of 6 hours produces a drier product with 20.20% mass loss and a moisture content of 12.10% dry matter. The results are lower when compared with the industrial product pellet ration 14.00%. Keywords: Performance, Drying., Mass Loss, Water content, GelatinizationUnduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta dan Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikelnya di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan menyetujui ketentuan berikut:
-
Penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiah yang diterbitkan di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan dengan menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
-
Lisensi CC BY 4.0 mengizinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, mengadaptasi, dan menggunakan artikel untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial, dengan ketentuan mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis, sumber publikasi, tautan lisensi, serta informasi perubahan apabila dilakukan modifikasi.
-
Penulis diperbolehkan menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan melalui repositori institusi, situs web pribadi, atau platform akademik lainnya, dengan tetap mencantumkan informasi publikasi pertama di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis bertanggung jawab atas keaslian karya, keakuratan informasi, serta perolehan izin penggunaan materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel.
-
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan berhak menerbitkan, mendistribusikan, dan mengarsipkan artikel sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Informasi lengkap mengenai lisensi dapat diakses melalui:






