Studi In Silico Potensi Senyawa Bioaktif Teh Kewer Garut (Cassia occidentalis Linn) sebagai Antikanker Paru
DOI:
https://doi.org/10.52434/jifb.v17i1.43323Keywords:
EGFR, in silico, kanker paru, teh kewerAbstract
Kanker paru merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, dengan non-small cell lung cancer (NSCLC) sebagai subtipe yang paling umum. Salah satu upaya pengembangan terapi yang efektif dan aman adalah melalui eksplorasi senyawa bioaktif dari tanaman tradisional. Teh Kewer, teh khas Garut, Indonesia, dikenal mengandung senyawa antioksidan tinggi dan berpotensi sebagai agen antikanker yang menargetkan pada reseptor EGFR. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memvalidasi potensi senyawa bioaktif teh Kewer (Cassia occidentalis Linn) sebagai kandidat antikanker paru menggunakan pendekatan in silico. Metodologi ini mengintegrasikan beberapa pendekatan skrining komputasional, termasuk skrining 37 senyawa bioaktif untuk aktivitas potensialnya, pemodelan farmakofor, dan penambatan molekuler untuk memprediksi interaksi senyawa dengan EGFR, protein target dalam patogenesis kanker paru-paru. Selain itu, simulasi dinamika molekuler selama 100 ns dilakukan untuk mengevaluasi stabilitas kompleks protein-ligan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Afzelin adalah senyawa terbaik dengan energi ikatan terendah (ΔG) sebesar -10,33 kkal/mol. Selain itu analisis dinamika molekuler mengonfirmasi stabilitas kompleks Afzelin-EGFR, dengan RMSD yang dapat diterima sebesar 2,121 Å dan fluktuasi minimal dalam interaksi dengan residu aktif esensial (MET793). Walaupun terdapat keterbatasan dalam memenuhi kriteria Lipinski’s rule of five dan parameter farmakokinetik, potensi ini dapat ditingkatkan melalui optimasi struktur kimia. Sehingga Afzelin merupakan senyawa yang berpotensi sebagai agen antikanker paru.
References
1. Agustin T. Potensi metabolit aktif dalam sayuran cruciferous untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. J Penelit Perawat Prof. 2019;1(November):89–94.
2. World Health Organization. lung cancer [Internet]. who.int. 2023. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/lung-cancer
3. Prasetiawati R, Suherman M, Permana B, Rahmawati R. Molecular docking study of anthocyanidin compounds against epidermal growth factor receptor (EGFR) as anti-lung cancer. Indones J Pharm Sci Technol. 2021;8(1):8.
4. Sweis RF, Thomas S, Bank B, Fishkin P, Mooney C, Salgia R. Concurrent EGFR mutation and ALK translocation in non-small cell lung cancer. Cureus. 2016;8(2):e513.
5. Martiani I, Ria Mariani, Nisa Aryanti. Aktivitas antioksidan biji kewer (Cassia occidentalis Linn) yang disangrai dan tanpa disangrai. Med Sains J Ilm Kefarmasian. 2023;8(2):767–76.
6. Mariani R, Martiani I, Noviyanti N, Avini F. Effect of roasting kewer (Cassia occidentalis Linn.) seed extraction method on antioxidant activity and content of active compounds. J Farm Sains Indones. 2024;7(2):92–9.
7. Navas C, Viteri C. Antioxidants in the prevention and treatment of cancer. Salud, Cienc y Tecnol - Ser Conf. 2023;2:550.
8. Zang SZ, Yang YR, Zhao SS, Li YX, Gao XY, Zhong CL. In silico insight into EGFR treatment in patients with lung carcinoma and T790M mutations. Exp Ther Med. 2017;13(5):1735–40.
9. Hadi S, Khairunnisa A, Khalifah SN, Oktaviani S, Sari SO, Hapifah UN. Skrining inhibitor NF-κB combretum indicum dengan metode docking. Pharmacon J Farm Indones. 2021;18(2):157–63.
10. Kumar P, Mohanty D. Development of a novel pharmacophore model guided by the ensemble of waters and small molecule fragments bound to SARS-CoV-2 main protease. Mol Inform. 2022;41(2):e2100178.
11. Chairunisa F, Safithri M, Andrianto D, Kurniasih R, Irsal RAP. Molecular docking of Red Betel Leaf bioactive compounds (piper crocatum) as lipoxygenase inhibitor. Indones J Pharm Sci Technol. 2023;10(2):90.
12. Stamos J, Sliwkowski MX, Eigenbrot C. Structure of the epidermal growth factor receptor kinase domain alone and in complex with a 4-anilinoquinazoline inhibitor. J Biol Chem. 2002;277(48):46265–72.
13. Sifaiya L, Hasan R, Choirunniza AN. Kajian molekular docking, farmakokinetik dan toksisitas tanaman pegagan (Centella asiatica L.) terhadap target terapi antidepresan. Pharmasipha Pharm J Islam Pharm. 2024;8(2):26–40.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
or all articles published in Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, the copyright is retained by the journal. Articles are published under the terms of Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA 4.0) . For Authors:
|
Download Journal Template
.png)








