Profil Pemecahan Masalah Siswa Pada Konsep Medan Magnet
DOI:
https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i2.44098Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif profil kemampuan pemecahan masalah siswa pada konsep medan magnet serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan siswa dalam menyelesaikan persoalan fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah Sequential Explanatory Mixed Method dengan melibatkan 120 siswa kelas XI dari dua sekolah menengah atas di Kabupaten Garut yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data kuantitatif dikumpulkan melalui instrumen tes pemecahan masalah yang divalidasi, sementara data kualitatif diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam untuk menggali strategi berpikir serta miskonsepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa secara umum berada pada kategori sedang dan rendah. Siswa menunjukkan kompetensi yang cukup baik pada tahap memahami masalah, namun mengalami hambatan signifikan pada tahap merencanakan strategi, melaksanakan perhitungan, dan mengevaluasi hasil. Analisis kualitatif mengungkap bahwa kesulitan utama siswa bersumber dari lemahnya keterampilan representasi visual spasial kesulitan mengonversi diagram vektor 3D ke 2D dan miskonsepsi fundamental mengenai sumber medan magnet serta penerapan kaidah tangan kanan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi model pembelajaran inovatif seperti Problem-Based Learning (PBL) berbasis multi-representasi dan simulasi virtual 3D untuk memvisualisasikan konsep abstrak, sehingga mampu mereduksi miskonsepsi serta meningkatkan kualitas keterampilan pemecahan masalah siswa secara efektif.
Kata kunci: kemampuan pemecahan masalah, medan magnet, representasi fisika, miskonsepsi, mixed method.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak penerbitan pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Efek Akses Terbuka).











