Profil Pemecahan Masalah Siswa Pada Konsep Medan Magnet

Penulis

  • Totoh Abdul Hakim Universitas Garut
  • Siti Nurdianti Muhajir Universitas Garut
  • Amar Amrullah Universitas Garut

DOI:

https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i2.44098

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif profil kemampuan pemecahan masalah siswa pada konsep medan magnet serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan siswa dalam menyelesaikan persoalan fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah Sequential Explanatory Mixed Method dengan melibatkan 120 siswa kelas XI dari dua sekolah menengah atas di Kabupaten Garut yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data kuantitatif dikumpulkan melalui instrumen tes pemecahan masalah yang divalidasi, sementara data kualitatif diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam untuk menggali strategi berpikir serta miskonsepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa secara umum berada pada kategori sedang dan rendah. Siswa menunjukkan kompetensi yang cukup baik pada tahap memahami masalah, namun mengalami hambatan signifikan pada tahap merencanakan strategi, melaksanakan perhitungan, dan mengevaluasi hasil. Analisis kualitatif mengungkap bahwa kesulitan utama siswa bersumber dari lemahnya keterampilan representasi visual spasial kesulitan mengonversi diagram vektor 3D ke 2D dan miskonsepsi fundamental mengenai sumber medan magnet serta penerapan kaidah tangan kanan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi model pembelajaran inovatif seperti Problem-Based Learning (PBL) berbasis multi-representasi dan simulasi virtual 3D untuk memvisualisasikan konsep abstrak, sehingga mampu mereduksi miskonsepsi serta meningkatkan kualitas keterampilan pemecahan masalah siswa secara efektif.

Kata kunci: kemampuan pemecahan masalah, medan magnet, representasi fisika, miskonsepsi, mixed method.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-21