Eksplorasi Kearifan Lokal Kalimantan Tengah pada Materi Gaya dan Gerak dalam Pembelajaran IPA
DOI:
https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i2.43880Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil eksplorasi kearifan lokal Kalimantan Tengah yang berkaitan dengan materi gaya dan gerak dalam pembelajaran IPA bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 27 mahasiswa PGMI yang mengikuti mata kuliah pembelajaran IPA. Mahasiswa diberikan tugas eksplorasi untuk mengidentifikasi berbagai bentuk kearifan lokal Kalimantan Tengah melalui sumber digital seperti jurnal, artikel, berita daring, dan dokumentasi budaya yang berkaitan dengan konsep gaya dan gerak. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi hasil tugas dan presentasi mahasiswa, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif melalui tahap reduksi data, kategorisasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai bentuk kearifan lokal Kalimantan Tengah, seperti Tari Manasai, Tari Mandau, Balogo, Manyipet, Mangayuh Jukung, kerajinan anyaman rotan, Kalumpe, serta alat musik Sape, memiliki keterkaitan dengan konsep gaya dan gerak dalam pembelajaran IPA. Konsep IPA yang ditemukan meliputi gaya otot, gaya dorong, gaya tarik, gerak rotasi, keseimbangan, dan getaran. Kebaruan penelitian terletak pada eksplorasi berbagai aktivitas budaya lokal Kalimantan Tengah yang dikaitkan secara langsung dengan materi gaya dan gerak berdasarkan hasil penugasan mahasiswa PGMI. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pembelajaran IPA berbasis etnosains melalui pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber belajar yang kontekstual.
Kata kunci : etnosains, gaya dan gerak, kearifan lokal, pembelajaran IPA, PGMI
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak penerbitan pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Efek Akses Terbuka).











