Pengembangan LKPD Problem Based Learning Berbantuan Media Vascak untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Kalor dan Perpindahannya
Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.52434/jkpi.v6i2.43771Abstrak
Studi ini dilakukan untuk merancang Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem-Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan media Vascak guna meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi kalor dan perpindahannya. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) berdasarkan model perancangan 4-D yang mencakup tahapan define, design, develop, dan disseminate. Riset ini melibatkan ahli materi, ahli media, ahli praktisi, serta siswa kelas VII SMPN 1 Srono. Data diambil menggunakan lembar validasi, angket kepraktisan, dan tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil yang diperoleh mengindikasikan bahwa LKPD disusun dengan nilai validitas mencapai 91,89% sehingga tergolong sangat valid. Berdasarkan penilaian kepraktisan pada skala besar yang mencapai nilai 83,75%, dapat diketahui bahwa LKPD sangat praktis dan layak diterapkan dalam pembelajaran. Di samping itu, berdasarkan hasil uji efektivitas, diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,61 yang berada pada kategori sedang, sehingga mencerminkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa setelah penerapan LKPD yang dikembangkan. Temuan tersebut membuktikan bahwa LKPD berbasis PBL yang terintegrasi dengan media Vascak dapat digunakan secara efektif untuk mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian LKPD, model PBL, dan media simulasi Vascak ke dalam satu perangkat pembelajaran yang dikembangkan secara sistematis untuk menunjang proses pembelajaran IPA.
Kata kunci: Kalor, kemampuan pemecahan masalah, LKPD, media Vascak, problem-based learning
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak penerbitan pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta sitasi yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Efek Akses Terbuka).











