Konsep Profesionalisme Guru Menurut Qs Al-Baqarah 31 (Analisis Ilmu Pendidikan Islam)

Yufi Mohammad Nasrullah, Aulia Rahman

Abstrak


Dalam suatu studi yang dilakukan oleh Heynemen dan Loxley dalam Dedi Supriadi menyebutkan bahwa 29 ditemukan data lebih dari sepertiga proses pendidikan tergantung guru. Di negara berkembang menjelaskan 34% kontribusi guru terhadap prestasi peserta didik, 22% manajemen, 18% waktu belajar, dan 26% sarana fisik. bahkan dinegara maju kontribusi guru 36%, manajemen 23%, waktu belajar 22%, dan sarana fisik 19%.  Bisa dikatakan bahwa guru tersebut telah menjalankan profesinya secara profesional. Sejalan dengan itu al-Qur’an pun membahas tentang seorang guru yang profesional yakni dalam QS Al-Baqarah ayat 31. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep dari guru profesional itu ditinjau dari beberapa aspek, pertama ditinjau dalam perspektif ilmu pendidikan Islam, kedua ditinjau dari para mufassir, dan yang ketiga ditinjau dalam perspektif surat al-Baqarah ayat 31 itu sendiri. Penulisan ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berupaya untuk mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang bertujuan untuk pengumpulan data yang bersifat kepustakaan. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif.Guru yang profesional dituntut untuk bisa mengembangkan potensi peserta didiknya baik dari aspek kognitif nya, afektif nya, maupun dari aspek psikomotoriknya. Guru dituntut mempunyai kualitas ketika membahas suatu materi ajar kepada anak didiknya. Hal itu sejalan dengan nilai-nilai pendidikan yang diajarkan oleh al-Qur’an. Para mufassir menjelaskan bahwa QS al-Baqarah ayat 31 ini menjelaskan tentang keutamaan Nabi Adam dengan diajarkannya berbagai nama-nama benda maupun bahasa yang tidak diajarkan kepada para malaikat.


Teks Lengkap:

Download (PDF)

Referensi


Al-Qur’an Dan Terjemahnya. Depag RI

Abdul Hayyie al Kattani (penerjemah). 2013. Tafsir Al-Munir Jilid 1 (juz 1-2). Jakarta: Gema Insani.

Corbin, J.M.,& Strauss, J.M. (2007). Basics of Qualitative Research: techniques and procedures for developing Grounded Theory (3rd ed.) Thousands Oaks, CA: Sage.

Clandinin, D.J & Connelly, F.M. 2007. Narrative Inquiry: experience and Story in Qualitative Research. San Fransisco: Jossey-bass.

Djahari, Djadja. 2010. “Guru Pekerjaan Profesional”. Bina Dakwah (1 Mei 2010)

Hafsah M. Nur, & Nurul Fatonah. (2022). Paradigma Kompetensi Guru. 1, 12–16.

Mujib, Abdul dan Jusuf Mudzakir.2006, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Prenada media.cet I.

Nata, Abudin, 2010, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Shahih Al-Bukhari

Shihab, M, Quraish, 2009, Tafsir Al-Misbhah: pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an, Jakarta: Lentera Hati.

Sugiyono, M, 2015, Metode Penelitian Pendidikan pendekatan kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta.

Tafsir, Prof. Dr. Ahmad. 2012. Ilmu Pendidikan Islami, PT REMAJA ROSDAKARYA: Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.52434/jpu.v16i2.1816

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Pendidikan UNIGA

Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan, Universitas Garut

Jalan Samarang. Nomor: 52.A Tarogong kaler - Garut 44151

Email : [email protected]

Download Template :

 

Visitor

View My Stats

Indexed by:

   

Supported by:

 

Tools

  

Copyright © journal.uniga.ac.id 2016 

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.