Karakteristik Kimia dan Organoleptik Pada Produk Sereal dengan Perbandingan Tepung Cangkang Telur dan Tepung Jagung
Abstrak
Telur merupakan sumber protein yang mudah didapatkan oleh masyarakat dan telur banyak ditambahkan sebagai bahan penambah produk lain, maka limbah cangkang telur yang dihasilkan akan meningkat. Cangkang telur tersusun dari unsur mineral salah satunya kalsium. Osteoporosis dan osteopenia merupakan salah satu dari gangguan tulang yang disebabkan oleh kekurangan kalsium. Produksi susu di Indonesia pun belum memenuhi kebutuhan masyarakat, maka perlu sumber kalsium selain dari susu. Kalsium pada cangkang telur dapat ditambahkan pada produk salah satunya makanan cepat saji seperti sereal yang mana akan digemari oleh masyarakat. Maka tepung cangkang telur akan ditambahkan pada pembuatan sereal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahtui pengaruh perbandingan tepung cangkang telur dan tepung jagung terhadap karakteristik kimia dan organoleptic pada produk sereal. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Formulasi sereal terdapat 4 taraf dengan perbandingan tepung jagung dan tepung cangkang telur yaitu P0 = 100%, P1 = 95% : 5%, P2 = 90% : 10%, dan P3 = 85% : 15%.
Kata kunci: Cangkang telur; sereal; kalsium
ABSTRACT
Eggs are a source of protein that is easily obtained by the public and many eggs are added as an additive to other products, so the egg shell waste produced will increase. Egg shells are composed of mineral elements, one of which is calcium. Osteoporosis and osteopenia are bone disorders caused by calcium deficiency. Milk production in Indonesia does not yet meet people's needs, so a source of calcium other than milk is needed. Calcium in egg shells can be added to products, one of which is fast food such as cereal, which will be popular with the public. Then egg shell flour will be added to making cereal. This study aims to determine the effect of the ratio of eggshell flour and corn flour on the chemical and organoleptic characteristics of cereal products. The method used was a non-factorial Completely Randomized Design (CRD). There are 4 levels of cereal formulation with a ratio of corn flour and eggshell flour, namely P0 = 100%, P1 = 95% : 5%, P2 = 90% : 10%, and P3 = 85% : 15%.
Keywords: Egg shell; cereal; calsium