HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK MURID: BUKTI DARI STUDI CROSS-SECTIONAL
DOI:
https://doi.org/10.52434/penjas.v6i1.44102Abstrak
Abstrak
Intensitas penggunaan gadget pada remaja meningkat seiringperkembangan teknologi digital dan memunculkan dugaan bahwakebiasaan tersebut dapat memengaruhi aktivitas fisik. Penelitian inimengkaji hubungan antara tingkat penggunaan gadget dan aktivitas fisikmurid sekolah menengah atas dengan pendekatan kuantitatifmenggunakan rancangan cross-sectional. Seluruh murid kelas XI pada salah satu SMA di Surabaya dilibatkan sebagai sampel melalui tekniktotal sampling, sehingga jumlah responden mencapai 36 orang. Tingkat penggunaan gadget diukur menggunakan Smartphone Addiction Scale–Short Version (SAS-SV), sedangkan aktivitas fisik dinilai melaluiInternational Physical Activity Questionnaire–Short Form (IPAQ-SF). Analisis data dilakukan secara deskriptif, kemudian dilanjutkan denganuji korelasi Spearman pada taraf signifikansi 0,05. Hasil analisismenghasilkan koefisien korelasi sebesar r = -0,191 dengan nilai p = 0,266. Nilai tersebut menggambarkan hubungan negatif yang sangat lemah dan tidak memenuhi kriteria signifikansi statistik. Berdasarkantemuan tersebut, tingkat penggunaan gadget tidak berkaitan secarabermakna dengan aktivitas fisik murid. Kondisi ini menunjukkan bahwaaktivitas fisik kemungkinan lebih dipengaruhi oleh aspek lain, sepertidukungan keluarga, lingkungan sekolah, keterlibatan dalam kegiatanolahraga, maupun motivasi individu. Temuan penelitian ini dapatdimanfaatkan sebagai masukan bagi sekolah dan orang tua dalammerancang strategi yang mendukung penerapan gaya hidup sehat pada remaja.



