Pengaruh Model Latihan Hurdle Jump untuk Meningkatkan Kemampuan Vertical Jump pada Siswa Kelas VII SMP 08 Kota Bima
DOI:
https://doi.org/10.52434/penjas.v5i2.43862Abstrak
Kemampuan daya ledak otot tungkai merupakan komponen penting dalam kebugaran jasmani yang berperan dalam berbagai aktivitas eksplosif seperti melompat dan berlari cepat, namun kemampuan vertical jump siswa sekolah menengah pertama (SMP) masih tergolong rendah sehingga diperlukan intervensi latihan yang efektif dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK); penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan hurdle jump terhadap peningkatan kemampuan vertical jump siswa SMP; penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan pendekatan pretest-posttest control group design, melibatkan siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol melalui teknik purposive sampling, dengan instrumen berupa tes vertical jump yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, serta analisis data menggunakan uji t untuk mengetahui perbedaan peningkatan antar kelompok; hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata sebesar 7,26 cm (18,88%) yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol yang tidak menunjukkan peningkatan berarti; temuan ini menunjukkan bahwa latihan hurdle jump efektif dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai melalui stimulus neuromuskular yang optimal; kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa latihan hurdle jump dapat digunakan sebagai alternatif model latihan plyometrik dalam pembelajaran PJOK; implikasi penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru PJOK dalam merancang program latihan yang sederhana, sistematis, dan berbasis bukti; keterbaruan penelitian ini terletak pada penerapan latihan hurdle jump dalam konteks pembelajaran formal di tingkat SMP dengan desain eksperimen terkontrol.



