Interaksi Struktur Sosial Dan Budaya Lokal Dalam Pengembangan Aktivitas Fisik Remaja: Perspektif Sosiologi Olahraga
DOI:
https://doi.org/10.52434/penjas.v5i2.43547Abstrak
Aktivitas fisik remaja di wilayah perkotaan menghadapi tantangan struktural dan kultural akibat dinamika urbanisasi dan perubahan sosial. Kota Makassar sebagai kota metropolitan di Indonesia Timur memiliki kekhasan struktur sosial dan budaya lokal seperti nilai siri’ na pacce yang berpotensi memengaruhi partisipasi aktivitas fisik remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis interaksi antara struktur sosial dan budaya lokal dalam pengembangan aktivitas fisik remaja melalui perspektif sosiologi olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method sequential explanatory dengan sampel 90 remaja usia 15–18 tahun. Data kuantitatif diperoleh melalui International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) serta skala struktur sosial dan budaya lokal, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam untuk memperkuat interpretasi temuan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur sosial berpengaruh signifikan terhadap aktivitas fisik ( β= 0.29; p < 0.01), budaya lokal memiliki pengaruh langsung yang lebih kuat ( β= 0.41; p < 0.001), serta budaya lokal memediasi secara parsial hubungan keduanya (indirect effect β= 0.25; p < 0.01). Model menjelaskan 52% variasi aktivitas fisik (R ²= 0.52). Rata-rata tingkat aktivitas fisik responden mencapai 2685 MET-menit/minggu, termasuk kategori sedang–tinggi. Disimpulkan bahwa pengembangan aktivitas fisik remaja di Makassar tidak hanya ditentukan oleh dukungan struktural, tetapi juga oleh internalisasi nilai budaya lokal sebagai mekanisme penggerak sosial. Integrasi kebijakan berbasis komunitas dan penguatan budaya lokal menjadi strategi kunci untuk meningkatkan partisipasi aktivitas fisik secara berkelanjutan.Unduhan
Diterbitkan
2026-03-08
Cara Mengutip
Hudain, M. A. ., Awaluddin, & M. Imran Hasanuddin. (2026). Interaksi Struktur Sosial Dan Budaya Lokal Dalam Pengembangan Aktivitas Fisik Remaja: Perspektif Sosiologi Olahraga. Holistic Journal of Sport Education, 5(2), 190–199. https://doi.org/10.52434/penjas.v5i2.43547
Terbitan
Bagian
Artikel



