Effectiveness of Handball Curriculum to Develop Integrative Curriculum Principles Among Faculty of Physical Education And Sports Sciences Students at Hilla University from Their Point of View
DOI:
https://doi.org/10.52434/penjas.v5i2.43545Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas kurikulum bola tangan saat ini dalam mengembangkan prinsip-prinsip kurikulum integratif (kognitif, keterampilan, fisik, dan emosional) di kalangan mahasiswa Fakultas Pendidikan Jasmani dan Ilmu Olahraga Universitas Hilla dari sudut pandang mereka. Penelitian ini menggunakan kurikulum deskriptif dan kuesioner sebagai alat utama untuk mengumpulkan data dari sampel survei yang terdiri dari (30) mahasiswa dan sampel dasar sebanyak (240) mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum saat ini. Efektivitas program integratif: program pendidikan integratif dalam bola tangan telah membuktikan efektivitas ilmiahnya dalam pengembangan tiga dimensi (kognitif, keterampilan, emosional) di kalangan mahasiswa Fakultas Pendidikan Jasmani Universitas Hilla, di mana kelompok eksperimen mencapai keunggulan yang signifikan secara statistik dalam semua tes dibandingkan dengan kelompok kontrol. Peningkatan secara keseluruhan: kelompok eksperimental mencatat peningkatan yang signifikan antara pengukuran pra dan pasca dalam pencapaian kognitif (dari 18,5 menjadi 27,8), keterampilan dasar (pass +3,8, straighten +3,8, intonasi +4,6), dan skala afektif (+16,5 derajat), yang mengonfirmasi integrasi antara aspek teoritis, praktis, dan afektif. Berdasarkan hasil penelitian saat ini, rekomendasi berikut dapat diajukan: Penerapan Program Integratif: Fakultas Pendidikan Jasmani dan Ilmu Olahraga Universitas Hilla merekomendasikan penerapan Program Pendidikan Integratif dalam olahraga bola tangan sebagai bagian dari kurikulum untuk tim ketiga dan keempat, terutama dalam mata pelajaran permainan tim. Menerapkan kurikulum pada permainan lain: menggeneralisasi model program Integratif ke permainan tim lain (sepak bola, basket, olahraga air) untuk mengembangkan tiga dimensi (kognitif, keterampilan, dan emosional) di kalangan mahasiswa pendidikan jasmani.



