Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Putra di SDN Kedurus 1 Karangpilang, Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.52434/penjas.v5i2.43843Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah tingkat kebugaran jasmani siswa putra usia 9–12 tahun di SDN 1 Kedurus, Karangpilang, Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif observasional. Sampel penelitian berjumlah 56 siswa putra yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan rumus Slovin dari total populasi 128 siswa. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) yang meliputi pengukuran indeks massa tubuh (IMT), V-Sit and Reach, sit-up, squat thrust, dan Progressive Aerobic Cardiovascular Endurance Run (PACER). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui distribusi tingkat kebugaran jasmani siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa putra di SDN 1 Kedurus didominasi kategori cukup/sedang sebanyak 38 siswa (67,9%), kategori baik sebanyak 8 siswa (14,3%), kategori kurang sebanyak 10 siswa (17,9%), sedangkan kategori sangat baik dan sangat kurang tidak ditemukan. Nilai rata-rata kebugaran jasmani siswa sebesar 3,005 dengan standar deviasi 0,4056, nilai minimum 2,0, dan maksimum 3,8. Faktor yang memengaruhi tingkat kebugaran jasmani siswa antara lain aktivitas ekstrakurikuler, kebiasaan bermain gadget, serta pola makan yang kurang sehat. Dengan demikian, tingkat kebugaran jasmani siswa putra di SDN 1 Kedurus termasuk dalam kategori sedang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program aktivitas fisik untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar.



