| Naskah Kirim |
Kebijakan JAGROS: Jurnal Agroteknologi dan Sains
1. Hak Cipta (Copyright)
Penulis yang menerbitkan artikel di JAGROS tetap memiliki hak cipta atas karya ilmiahnya. Dengan menerbitkan artikel di JAGROS, penulis memberikan hak kepada jurnal untuk memublikasikan, menyebarluaskan, mengarsipkan, dan menampilkan artikel tersebut sesuai dengan ketentuan lisensi publikasi yang berlaku.
Penulis menjamin bahwa manuskrip yang dikirimkan merupakan karya asli, tidak melanggar hak cipta pihak lain, dan telah memperoleh izin yang diperlukan untuk penggunaan materi milik pihak lain, termasuk gambar, tabel, ilustrasi, atau materi lain yang dilindungi hak cipta.
Penulis bertanggung jawab untuk memastikan bahwa seluruh sumber yang digunakan telah dikutip secara tepat. Apabila artikel melibatkan beberapa penulis, seluruh penulis bertanggung jawab memastikan bahwa hak dan kontribusi masing-masing pihak telah disepakati sebelum publikasi.
Setiap penggunaan kembali artikel atau bagian dari artikel yang diterbitkan harus mengikuti ketentuan lisensi yang berlaku serta mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi aslinya.
2. Lisensi (License)
JAGROS menerapkan kebijakan akses terbuka (open access) untuk mendukung penyebarluasan hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Artikel yang diterbitkan dapat diakses dan dibaca oleh masyarakat tanpa biaya berlangganan, sesuai dengan ketentuan akses terbuka jurnal.
Rekomendasi lisensi: Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
Apabila lisensi CC BY 4.0 ditetapkan secara resmi oleh pengelola JAGROS, pengguna diperbolehkan menyalin, membagikan, mendistribusikan, dan mengadaptasi artikel, termasuk untuk kepentingan komersial, dengan ketentuan:
-
Memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi asli.
-
Menyertakan tautan menuju lisensi CC BY 4.0.
-
Menyatakan apabila terdapat perubahan atau adaptasi terhadap materi.
-
Tidak memberikan kesan bahwa penulis atau jurnal mendukung penggunaan atau adaptasi tersebut apabila dukungan tersebut tidak diberikan.
Lisensi CC BY 4.0 tidak menghilangkan hak cipta penulis, tetapi memberikan izin penggunaan karya kepada publik sesuai dengan ketentuan lisensi.
Informasi lisensi harus dicantumkan pada setiap artikel yang diterbitkan dan pada laman jurnal. Pengelola jurnal perlu memastikan bahwa pilihan lisensi yang diterapkan pada OJS sesuai dengan kebijakan resmi dan pernyataan lisensi pada artikel.
3. Plagiasi (Plagiarism)
JAGROS tidak menoleransi plagiasi dalam bentuk apa pun. Plagiasi merupakan tindakan menggunakan gagasan, tulisan, data, gambar, atau karya orang lain tanpa pengakuan atau atribusi yang memadai sehingga menimbulkan kesan bahwa materi tersebut merupakan karya sendiri.
Bentuk pelanggaran yang menjadi perhatian JAGROS meliputi:
-
Plagiasi langsung, yaitu menyalin kata, kalimat, paragraf, atau bagian karya orang lain tanpa kutipan dan atribusi yang sesuai.
-
Plagiasi parafrasa, yaitu menyampaikan gagasan atau temuan pihak lain dengan mengubah susunan kata tanpa memberikan pengakuan terhadap sumber aslinya.
-
Plagiasi ide atau data, yaitu menggunakan gagasan, hasil penelitian, data, tabel, gambar, atau ilustrasi pihak lain tanpa atribusi yang semestinya.
-
Publikasi duplikat, yaitu menerbitkan kembali artikel atau sebagian besar isi artikel yang sama tanpa pengungkapan dan dasar yang dapat dibenarkan.
-
Plagiasi diri (self-plagiarism), yaitu menggunakan kembali bagian substansial dari karya sendiri yang telah diterbitkan tanpa sitasi, pengungkapan, atau penjelasan yang memadai.
Seluruh manuskrip dapat diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi kemiripan teks. Hasil pemeriksaan digunakan sebagai bahan evaluasi editorial dan tidak menjadi satu-satunya dasar untuk menentukan ada atau tidaknya plagiasi. Editor juga mempertimbangkan konteks kemiripan, kutipan langsung, daftar pustaka, istilah teknis, serta substansi naskah.
Apabila ditemukan indikasi plagiasi, editor dapat meminta klarifikasi atau perbaikan kepada penulis, menolak manuskrip, atau mengambil tindakan lain sesuai dengan tingkat pelanggaran dan kebijakan etika publikasi jurnal.
Apabila pelanggaran baru diketahui setelah artikel diterbitkan, JAGROS dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menerbitkan koreksi, pernyataan keprihatinan, atau penarikan kembali artikel apabila diperlukan.
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa semua gagasan, data, dan materi yang berasal dari sumber lain telah diakui secara benar dan dapat ditelusuri.
4. Kebijakan Penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)
JAGROS mengakui bahwa perangkat berbasis kecerdasan buatan, termasuk model bahasa besar (Large Language Models/LLM) dan perangkat AI generatif, dapat digunakan untuk membantu kegiatan penelitian dan penulisan ilmiah. Namun, penggunaannya harus dilakukan secara transparan, bertanggung jawab, dan tidak mengurangi integritas akademik.
4.1. Penggunaan AI yang Diperbolehkan
Penulis dapat menggunakan perangkat AI untuk membantu kegiatan pendukung, seperti:
-
Memperbaiki tata bahasa, ejaan, dan kejelasan kalimat.
-
Membantu penerjemahan atau penyuntingan bahasa.
-
Membantu menyusun kerangka awal tulisan atau mengembangkan ide yang kemudian diverifikasi dan dikembangkan oleh penulis.
-
Membantu mengorganisasi informasi atau melakukan analisis pendahuluan yang hasilnya diperiksa secara independen.
Penggunaan AI dalam analisis data, pengolahan gambar, pemodelan, atau metode penelitian lainnya harus dijelaskan dalam bagian metode apabila penggunaannya berpengaruh terhadap proses penelitian atau hasil yang dilaporkan.
4.2. Penggunaan AI yang Tidak Diperbolehkan
Penggunaan AI tidak boleh dilakukan untuk:
-
Menghasilkan atau merekayasa data, hasil penelitian, gambar, maupun bukti ilmiah yang kemudian disajikan sebagai temuan nyata.
-
Membuat referensi, DOI, kutipan, atau sumber ilmiah fiktif.
-
Menyajikan keluaran AI sebagai fakta tanpa pemeriksaan dan verifikasi yang memadai.
-
Menghasilkan atau mengubah gambar dan data secara menyesatkan sehingga mengubah makna atau merepresentasikan hasil yang tidak benar.
-
Melakukan plagiasi atau menyamarkan penggunaan karya pihak lain tanpa atribusi yang sesuai.
-
Menggantikan tanggung jawab penulis dalam menjamin keaslian, ketepatan, dan integritas manuskrip.
4.3. Pengungkapan Penggunaan AI
Penulis wajib mengungkapkan penggunaan AI generatif apabila perangkat tersebut digunakan untuk menghasilkan atau mengembangkan substansi manuskrip, menyusun bagian isi secara signifikan, menghasilkan materi visual, atau mendukung analisis yang memengaruhi hasil penelitian.
Pengungkapan sekurang-kurangnya mencakup nama perangkat atau model AI, tujuan penggunaannya, serta bagian atau tahapan pekerjaan yang dibantu AI. Informasi ini dapat ditempatkan pada bagian metode atau pernyataan penggunaan AI, sesuai dengan karakteristik penelitian dan ketentuan jurnal.
Contoh pernyataan:
“Dalam penyusunan manuskrip ini, penulis menggunakan [nama perangkat AI] untuk membantu [tujuan penggunaan]. Seluruh keluaran yang dihasilkan telah diperiksa dan diverifikasi oleh penulis. Penulis bertanggung jawab penuh atas isi, keakuratan, dan integritas artikel yang diajukan.”
Apabila AI hanya digunakan untuk koreksi ejaan atau tata bahasa tanpa menghasilkan substansi ilmiah, pengungkapan mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh editor JAGROS.
4.4. AI Tidak Dapat Dicantumkan sebagai Penulis
Perangkat AI tidak memenuhi syarat sebagai penulis karena tidak dapat mengambil tanggung jawab akademik, memberikan persetujuan formal atas versi akhir artikel, atau mempertanggungjawabkan integritas karya secara mandiri.
Kepengarangan hanya diberikan kepada manusia yang memenuhi kriteria kepengarangan jurnal. Penulis manusia tetap bertanggung jawab penuh atas seluruh isi manuskrip, termasuk materi yang dihasilkan atau dibantu oleh AI.
4.5. Tanggung Jawab Editor dan Reviewer
Editor dan reviewer harus menjaga kerahasiaan manuskrip serta informasi yang diperoleh selama proses editorial. Mereka tidak boleh mengunggah manuskrip atau data yang bersifat rahasia ke perangkat AI eksternal apabila tindakan tersebut berisiko melanggar kerahasiaan, privasi, atau kebijakan jurnal.
Penggunaan AI untuk membantu tugas editorial atau penelaahan tidak boleh menggantikan penilaian profesional dan tanggung jawab manusia. Setiap penggunaan harus sesuai dengan kebijakan jurnal, menjaga kerahasiaan naskah, dan tidak membahayakan independensi keputusan editorial.
4.6. Verifikasi dan Penegakan Kebijakan
JAGROS berhak meminta klarifikasi mengenai penggunaan AI apabila terdapat indikasi bahwa AI digunakan secara tidak transparan atau menghasilkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Pelanggaran terhadap kebijakan ini akan dinilai berdasarkan bukti, konteks penggunaan, dan dampaknya terhadap integritas artikel. Tindakan yang dapat diambil meliputi permintaan klarifikasi, revisi, penolakan manuskrip, atau koreksi dan penarikan kembali artikel yang telah diterbitkan apabila diperlukan.
Kebijakan ini bertujuan memastikan bahwa penggunaan AI mendukung kualitas penulisan ilmiah tanpa menghilangkan tanggung jawab, kejujuran, dan kontribusi intelektual penulis.






