Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut

Penulis

  • Dzidan Mubaroq
  • Ardli Swardana Prodi Agroteknologi, Universitas Garut
  • Fajar Hidayatulloh Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi, Universitas Garut

DOI:

https://doi.org/10.52434/jagros.v10i1.43135

Kata Kunci:

Cabai, Kesesuaian Lahan, Sistem Informasi Geografis, SMCE

Abstrak

Peningkatan kebutuhan pangan nasional berdampak pada pemanfaatan lahan pertanian yang semakin intensif, yang seringkali memicu degradasi lahan. Evaluasi kesesuaian lahan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) menjadi esensial untuk mengelola sumber daya lahan secara berkelanjutan, khususnya untuk komoditas strategis seperti cabai (Capsicum annuum L.). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan tingkat kesesuaian lahan untuk budidaya tanaman cabai di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, serta menyediakan rekomendasi teknis untuk pengembangannya. Metode yang digunakan adalah Spatial Multi-criteria Evaluation (SMCE) dengan metode skoring. Analisis dilakukan dengan tumpang susun (overlay) peta tematik (penggunaan lahan dan kemiringan lereng) untuk menentukan unit lahan. Parameter yang dievaluasi mencakup temperatur, curah hujan, pH tanah, kedalaman solum, dan lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan lahan dengan kategori Sangat Sesuai (S1) di lokasi penelitian. Sebagian besar lahan, seluas 4809.107 ha (89.25%), masuk dalam kelas Cukup Sesuai (S3), dan sisanya seluas 579.4835 ha (10.75%) tergolong Sesuai Marjinal (S2). Faktor pembatas utama yang teridentifikasi di seluruh wilayah studi adalah curah hujan yang tinggi (>1400 mm/tahun) dan kemiringan lereng. Rekomendasi teknis yang diajukan untuk optimalisasi lahan adalah pembuatan saluran drainase untuk mengelola kelebihan air serta penerapan teknik konservasi tanah dan air, seperti terasering, untuk memitigasi risiko erosi.

Referensi

Aqil, I., Ridwan, A., Sulistyaningrum, T., Mustika, I., dan Swardana, A., (2024). Evaluasi kesesuaian lahan tanaman tomat di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. Fruitset Sains: Jurnal Pertanian Agroteknologi, 18(2), 85–93.

Iriawati, I., & Susanto, S. (2020). Suhu Tinggi Berpengaruh Negatif pada Perkembangan Organ Reproduksi Jantan Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(3), 361-367.

Maftuah, E., & Setyawan, A. D. (2019). Pengaruh Persiapan Lahan dan Penataan Lahan terhadap Sifat Tanah, Pertumbuhan dan Hasil Cabai Merah (Capsicum annum) di Lahan Gambut. Jurnal Hortikultura Indonesia, 10(3), 169-178.

Naharuddin, N., & Rasyid, H. (2024). Pemberdayaan Masyarakat dalam Usaha Konservasi Lahan Kering Melalui Penerapan Teknologi Alley Cropping. Jurnal Sains, 12(1), 1-10.

Rahardjo, S., & Setiawan, B. (2023). Pengelolaan pH tanah masam untuk meningkatkan ketersediaan fosfor dan menekan toksisitas aluminium pada tanaman cabai. Jurnal Ilmu Tanah dan Agroklimatologi, 20(1), 56-67.

Setyawan, A. D., & Wibowo, A. (2022). Penerapan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Evaluasi Kesesuaian Lahan Pertanian Berdasarkan Kerangka Kerja FAO. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 14(1), 1-10.

Setiawan, R. (2022). Peran kedalaman solum tanah dalam menentukan kapasitas penyimpanan air dan nutrien lahan pertanian. Jurnal Sumber Daya Lahan, 11(2), 89-98.

Sitorus, S. R. P. (2018). Degradasi lahan dan ancaman ketahanan pangan nasional. Jurnal Sumberdaya Lahan, 12(1), 1–10.

Susanto, B. (2022). Peran pH tanah dalam ketersediaan unsur hara makro dan mikro bagi tanaman hortikultura. Jurnal Ilmu Tanah, 17(2), 112-120.

Swardana, A., Januar, R., Mansyur, A., Ismail, F., dan Merdeka, R. G. (2020). Survei perubahan penggunaan lahan menggunakan metode unit lahan di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. JAGROS: Jurnal Agroteknologi dan Sains, 5(1), 331–340.

Wibowo, A., & Lestari, D. (2022). Kebutuhan air tanaman cabai (Capsicum annuum L.) pada fase vegetatif dan generatif. Jurnal Irigasi dan Drainase, 13(2), 112-120.

Wicaksono, R., Santoso, B., & Wijaya, A. (2022). Pengaruh temperatur tanah terhadap aktivitas mikroba dan efisiensi penyerapan hara pada tanaman cabai. Jurnal Mikrobiologi Pertanian, 11(1), 1-10.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Terbitan

Bagian

Jagros : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)