Evaluasi Kesesuaian Lahan Pada Tanaman Kesemek (Diospyros kaki L.) di Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut menggunakan Sistem Informasi Geografis
DOI:
https://doi.org/10.52434/jagros.v10i2.44332Keywords:
Evaluasi Kesesuaian Lahan, Kesemek, Sistem Informasi Geografis, Spasial, Tumpang SusunAbstract
Kesemek (Diospyros kaki L.) merupakan komoditas hortikultura potensial di dataran tinggi yang memerlukan evaluasi lahan untuk menjamin produktivitas optimal dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat dan distribusi kesesuaian lahan untuk tanaman kesemek secara spasial di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah analisis spasial parameter curah hujan, tekstur tanah, pH tanah, gradien lereng, dan kedalaman tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian lahan di Kabupaten Bayongbong didominasi oleh kelas Cukup Sesuai (S2) yang meliputi area seluas 2.304,06 ha (52,12%), diikuti oleh kelas Sangat Sesuai (S1) yang meliputi area seluas 1.800,32 ha (40,72%). Sisanya adalah kelas Kurang Sesuai (S3) seluas 314,57 ha (7,12%) dan Tidak Sesuai (N) hanya seluas 2,00 ha (0,05%). Faktor pembatas utama pada kelas N adalah kedalaman tanah yang dangkal dan kelerengan yang sangat curam. Secara keseluruhan, Kecamatan Bayongbong sangat potensial untuk pengembangan kesemek, namun memerlukan manajemen lahan yang tepat pada area S2 dan S3 guna meningkatkan produktivitas.
References
Ramadhani, J. S., Kundarto, M., & Widodo, R. A. (2021). Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Padi Di Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Tanah Dan Air (Soil and Water Journal), 18(1), 21–27.
Ridwan, H., & Iskandar, I. (2005). Kajian Sistem Usahatani Buah Kesemek (Diosphyros kaki L.f) Dan Permasalahannya Di Kabupaten Garut – Jawa Barat. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 8(19), 94–110.
Ritung, S., Nugroho, K., Mulyani, A., & Suryani, E. (2011). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian (Edisi Revisi). Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pertanian. Bogor, 103 Hal.
Setiawan, E. (2017). Effectiveness of Giving IAA, IBA, NAA, and Root-up in Persimmon Seeding. Jurnal Hortikultura Indonesia, 8(2), 97.
Soekamto, M. H., Ohorella, Z., & Kondologit, S. F. (2023). Evaluasi Status Kesuburan Tanah Pada Lahan Budidaya Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Di Kelurahan Aimas Kabupaten Sorong. AGROLOGIA, 12(2), 141–148.
Sucipto. (2013). Studi Kesesuaian Lahan Untuk Pengembangan Tanaman Tembakau Di Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan. Arovigor, 6(2), 136–144.




