Analisis Faktor Psikologis Yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Di Madrasah: Implikasi Untuk Manajemen Pendidikan Islam(Studi Kasus Di Madrasah Tsanawiyah Yapisa Cileunyi)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor psikologis yang memengaruhi kepuasan kerja guru serta dinamika perilaku individu dalam organisasi pendidikan Islam di MTs Yapisa Cileunyi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami kepuasan kerja guru tidak hanya dari aspek struktural dan material, tetapi juga dari faktor psikologis dan nilai religius yang melekat dalam budaya madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja guru dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu hubungan kerja yang harmonis dan dukungan interpersonal, pemaknaan kerja sebagai ibadah sebagai sumber motivasi intrinsik, serta iklim organisasi yang suportif melalui apresiasi dan ruang inovasi dari kepala madrasah. Selain itu, dinamika perilaku individu guru tampak melalui motivasi berbasis nilai religius, perilaku sukarela, kemampuan beradaptasi terhadap budaya madrasah, dan persepsi positif terhadap kepemimpinan kepala madrasah. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja guru di madrasah terbentuk melalui integrasi antara self-efficacy, psychological capital, dukungan organisasi, dan Islamic work ethic. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen pendidikan Islam dalam merancang strategi pembinaan guru yang menyeimbangkan aspek profesional, psikologis, dan spiritual.
Kata kunci: kepuasan kerja guru, psychological capital, iklim organisasi, Islamic work ethic, motivasi kerja
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor psikologis yang memengaruhi kepuasan kerja guru serta dinamika perilaku individu dalam organisasi pendidikan Islam di MTs Yapisa Cileunyi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami kepuasan kerja guru tidak hanya dari aspek struktural dan material, tetapi juga dari faktor psikologis dan nilai religius yang melekat dalam budaya madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja guru dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu hubungan kerja yang harmonis dan dukungan interpersonal, pemaknaan kerja sebagai ibadah sebagai sumber motivasi intrinsik, serta iklim organisasi yang suportif melalui apresiasi dan ruang inovasi dari kepala madrasah. Selain itu, dinamika perilaku individu guru tampak melalui motivasi berbasis nilai religius, perilaku sukarela, kemampuan beradaptasi terhadap budaya madrasah, dan persepsi positif terhadap kepemimpinan kepala madrasah. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja guru di madrasah terbentuk melalui integrasi antara self-efficacy, psychological capital, dukungan organisasi, dan Islamic work ethic. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen pendidikan Islam dalam merancang strategi pembinaan guru yang menyeimbangkan aspek profesional, psikologis, dan spiritual.
Kata kunci: kepuasan kerja guru, psychological capital, iklim organisasi, Islamic work ethic, motivasi kerja
Download Journal Template









