Pengendalian Jiwa Anak Usia Dini dan Remaja Serta Penerapannya Dalam Pendidikan Islam

Mia Siti Nurazizah, Muhammad Rijaal Qurrota A'yuni, Samsu Nurfalah

Sari


Seiring dengan perkembangan remaja, baik dari segi kognitif, afektif, maupun psikomotoriknya, jiwa yang terdapat pada diri seorang remaja akan terus berkembang sesuai dengan bertambahnya umur mereka. Begitupun di saat meningkatnya kemampuan abstraksi dan daya kritisnya, para remaja sering kali melihat agama dari sisi rasio semata-mata, bahkan tanpa melalui penghayatan. Hal ini berbeda dengan masa kanak-kanak yang menerima ajaran agama secara konkret. Dalam keadaan inilah, konflik sering terjadi ketika adanya pandangan yang berbeda antara ajaran agama yang diterimanya dengan kenyataan-kenyataan yang ada di lingkungannya. Adapun tujuannya untuk mengetahui cara mengendalikan jiwa remaja di saat mereka dalam keadaan meningkatnya daya kritis terhadap ajaran agama yang didapatkan menurut pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi pustaka. Pengumpulan datanya melalui sumber-sumber kitab, buku, dan artikel tentang masalah yang dibahas. Remaja merupakan salah satu objek dari pendidikan Islam. Selain dirinya sendiri dan hawa nafsunya yang harus mengendalikan diri, ada 3 (tiga) elemen ekstern yang dapat membantu mengendalikan dan menerapkan perilaku remaja, yaitu melalui keluarga (orang tua), melalui guru yang ada di sekolah, dan melalui masyarakat, baik perorangan maupun kelompok sosial.


Teks Lengkap:

Download (PDF)

Referensi


Agus, Z. (2019). Konsep Pendidikan Islam bagi Remaja Menurut Zakiah Daradjat. Jurnal Raudhah: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, Vol. 02.

Amini, M., Pd, S., & Pd, M. (n.d.). Hakikat Anak Usia Dini.

Daradjat, Z. (2014). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta : Bumi Aksara.

Daradjat, Z. (2015). Ilmu Jiwa Agama . Jakarta : Bulan Bintang.

dkk, Z. (2006). Psikologi Perkembangan Tinjauan Psikologi Barat dan Psikologi Islam. Jakarta : UIN Jakarta Press.

DM, H. (2015, Juli). REMAJA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM. Jurnal: Al-Izzah, Vol.10.

Ginanjar. (2014). Urgensi Lingkungan Pendidikan sebagai Mediasi Pembentukan Karakter Peserta Didik. Edukasi Islam: Jurnal Pendidikan Islam, 02 (04).

Latifah, A., Sunan, U., Yogyakarta, K., & Laksda Adisucipto, J. (n.d.). Peran Lingkungan dan Pola Asuh Orang Tua terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Dini.

Nata, A. (2001). Paradigma Pendidikan Islam. Jakarta : Grasindo.

Nata, A. (2018). Psikologi Pendidikan Islam. Depok: Rajawali Pers.

Umroh, I. L. (2019). PERAN ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK SEJAK DINI SECARA ISLAMI DI ERA MILENIAL 4.0. In Jurnal Studi Pendidikan Islam (Vol. 2, Issue 2).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pub. L. No. 20, Perpusnas 1 (2003).

Unang, S. d. (2020, Februari). Pendidikan Rabbani untuk Karakter Remaja. Edukasi Islam: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 09.

Zulfah. (2021, Juni). Pengendalian Diri. Jurnal IQRA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 1.




DOI: http://dx.doi.org/10.52434/jpu.v16i1.2718

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Pendidikan UNIGA

Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan, Universitas Garut

Jalan Samarang. Nomor: 52.A Tarogong kaler - Garut 44151

Email : journal.pendidikan@uniga.ac.id

Download Template :

 

Visitor

View My Stats

Indexed by:

         

Supported by:

  

Tools

   

Copyright © journal.uniga.ac.id 2016 

|Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.