Karakteristik Fisik Nata de Coco yang Ditambahkan Ekstrak Kelapa dengan Variasi Lama Inkubasi

Physical Characteristics of Nata de Coco Supplemented with Coconut Extract at Various Incubation Durations

Penulis

  • Robi Tubagus Universitas Garut
  • N. Fika Nurhakiki Universitas Garut
  • Atia Universitas Garut

Abstrak

Nata de coco adalah produk pangan selulosa ekstraseluler yang dihasilkan melalui proses fermentasi oleh bakteri Acetobacter xylinum yang sangat diminati dalam industri pangan fungsional karena kandungan seratnya yang tinggi. Keberhasilan pembentukan jaringan mikrofibril selulosa sangat bergantung pada ketersediaan nutrisi medium dan efisiensi waktu metabolisme bakteri selama masa inkubasi. Penambahan ekstrak kelapa pada media pertumbuhan berfungsi sebagai sumber organik Pertumbuhan bakteri Acetobacter xylinum memerlukan kondisi lingkungan dan media yang sesuai agar proses fermentasi berlangsung secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi lama inkubasi terhadap karakteristik fisik nata de coco yang ditambahkan ekstrak kelapa serta menentukan lama inkubasi terbaik berdasarkan karakteristik fisik yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga taraf perlakuan lama inkubasi, yaitu P1 (8 hari), P2 (11 hari), dan P3 (14 hari). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama inkubasi berpengaruh nyata terhadap ketebalan dan rendemen, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tekstur. Berdasarkan hasil analisis indeks efektivitas, lama inkubasi terbaik yakni perlakuan P3 yang menghasilkan nata de coco dengan ketebalan 1.68 ± 0,12 cm, rendemen 40.23 ± 1,27%, dan tekstur 70.03 ± 2,22 mm/g/dt.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31