Implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dalam Mendukung E-Government: Studi Kasus di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten
DOI:
https://doi.org/10.52434/jkm.v20i1.43610Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) dalam mendukung penerapan e-Government di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Madiun. Metode menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap lima informan yang dipilih secara purposive. Analisis dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana (2014) dengan kerangka Support, Capacity, dan Value (SCV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMPEG telah berjalan cukup baik, didukung oleh kebijakan strategis, komitmen pimpinan, dan regulasi internal (support); kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur yang memadai (capacity); serta manfaat nyata berupa peningkatan efisiensi administrasi, integrasi data ASN, dan dukungan terhadap pengambilan keputusan berbasis data (value). SIMPEG telah mengalami pergeseran peran dari administratif menjadi instrumen strategis yang mendukung tata kelola pemerintah berbasis elektronik (SPBE). Hambatan utama meliputi keterbatasan kompetensi digital SDM, kebutuhan penguatan infrastruktur, serta koordinasi kelembagaan yang belum optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi SIMPEG tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi oleh keselarasan dukungan organisasi, kapasitas sumber daya, dan nilai manfaat yang dihasilkan.
