ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMA REPRODUKSI KAMBING SAANEN DAN PERANAKAN ETAWA (KASUS DI BBPTU-HPT BATURRADEN) Reproduction of Saanen and Peranakan Etawa Goat Performance Comparative Analysis (Case Study at BBPTU-HPT Baturaden)

R. Rizki El Akbar, Heni Indrijani, Lia Budimulyati Salman

Sari


Abstrak

Kambing Saanen dan Peranakan Etawa (PE) merupakan dua jenis kambing perah yang terkenal unggul dalam produksi dan kualitas susu diantara jenis kambing penghasil susu lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan performa reproduksi (Service per Conception, Days Open, Kidding Interval dan Umur Kawin Pertama) kambing Saanen dan PE. Penelitian dilakukan di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul–Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden-Purwokerto Jawa Tengah. Metode penelitian adalah studi kasus. Data yang digunakan adalah data reproduksi yang berasal dari 61 ekor kambing Saanen dan 56 ekor kambing PE. Uji t digunakan untuk mengetahui perbedaan rataan nilai tampilan reproduksi kambing Saanen dengan PE. Hasil penelitian menunjukan performa reproduksi kambing Saanen lebih baik dari PE dilihat dari Service per Conception (1,15 vs 1,61), Days Open (136,46 hari vs 189,07 hari), kidding interval (284,27 hari vs 338,71 hari) dan umur kawin pertama (275,38 hari vs 393,63 hari).

¬Kata Kunci : Saanen, Peranakan Etawa, Reproduksi

Abstract

Saanen and Peranakan Etawa (PE) were two popular dairy goats which were superior in the production and milk quality compared to the other kinds of dairy goats. This research’s purpose was to compare the performance of those two dairy goats (Saaneen and PE) in terms of reproduction (Service per Conception, Days Open, Kidding Interval and First Age of Breeding). This research has done at Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul-Hijauan Pakan Ternak (BBPT-HMT) Baturraden-Purwokerto, Central Java. The methodology of this research was a case study. This research data was taken from 61 Saanen Goats and 56 PE Goats. This research was using t-test to know the difference of average value from Saanen and PE goats’ reproduction. The result shows that the reproduction performance of Saanen goat was better than PE goat based on Service per Conception (1,15 vs 1,61), Days Open (136,46 days vs 189,07 days), Kidding Interva (284,27 days vs 338,71 days) and First Age of Breeding (275,38 hari vs 393,63 days).

Keywords: Saanen, PE, reproduction

Teks Lengkap:

Download PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.52434/janhus.v3i2.683

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


>>>Lihat Artikel Lebih banyak<<<

SUB MENU

 

...................................................................................................................................................................................................................................

Fakultas Pertanian, Universitas Garut.

Jalan Raya Samarang No 52 A Tarogong Kaler Kabupaten Garut.

Email : janhusscience@gmail.com



PISSN/EISSN :                                                UNDUH TEMPLATE

                  

Pengunjung :

View My Satus

Terindex Oleh :

                               

Didukung Oleh :

Tools yang disarankan :

     

Copyright © journal.uniga.ac.id 2018  |  Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.