KUALITAS ORGANOLEPTIK ES KRIM SUSU KAMBING DENGAN PENAMBAHAN PATI KENTANG (Solanum tuberosum L.)
DOI:
https://doi.org/10.52434/janhus.v10i2.41960Kata Kunci:
es krim, susu kambing, pati kentang, kualitas organoleptikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas organoleptik es krim berbahan dasar susu kambing dengan penambahan pati kentang pada beberapa tingkat konsentrasi, yaitu P0 (penambahan CMC 0,3%), P1 (penambahan pati kentang 1,5%), P2 (penambahan pati kentang 3%), dan P3 (penambahan pati kentang 4,5%). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola non faktorial, yang mencakup uji organoleptik terhadap parameter warna, aroma, rasa, tekstur, dan tingkat kesukaan. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa variasi konsentrasi penambahan pati kentang memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap semua parameter organoleptik es krim susu kambing. Berdasarkan hasil uji, perlakuan terbaik terdapat pada P3 (penambahan pati kentang 4,5%), yang menghasilkan kualitas warna, aroma, rasa, tekstur, serta tingkat kesukaan tertinggi.
Referensi
Badan Standardisasi Nasional. (1995). Bahan Tambahan Makanan SNI 0222-1995. Jakarta
Badan Standardisasi Nasional. (2018). Standar Nasional Indonesia Es krim SNI 01-3713-2018. Jakarta.
Bovskova, H., Mikova, K., and Panovska, Z. (2014). Evaluation of egg yolk colour. Czech Journal of Food Sciences. 32(3): 213–217.
Chakim, L., Dwiloka, B.B., dan Kusrahayu. (2013). Tingkat Kekenyalan, Daya Mengikat Air, Kadar Air dan Kesukaan pada Bakso Daging Sapi dengan Substitusi Jantung Sapi. Animal Agriculture Journal. 2(1): 97-104.
Clark, S., Costello, M., Drake, M.A., and Bodyfelt, F. (2009). The Sensory Evaluation of Diary Product. 2nd Edition. New York: Springer Science and Business Media.
Darma, S. G., Puspitasari, D., dan Noerhartati, E. (2013). Pembuatan Es Krim Jagung Manis Kajian Jenis Zat Penstabil, Konsentrasi Non Dairy Cream Serta Aspek Kelayakan Finansial. Jurnal REKA Industri Media Teknologi dan Manajemen Agroindustri. I(1): 45-55.
Fajiarningsih, W. H. (2013). Pengaruh Penggunaan Komposit Tepung Kentang (Solanum tuberosum L) Terhadap Kualitas Cookies. Food Science and Culinary Education Journal. 2(1): 36-43.
Harneta, R. R. (2020). Karakteristik Fisik Dan Organoleptik Es Krim Susu Kambing Dengan Penambahan Pati Umbi Talas (Xanthosoma sagittifolium) Sebagai Penstabil [skripsi]. Pekanbaru: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Harwanti S., Zubaidi, T., dan Antarlina, S. S. (2011). Ubi Jalar Ungu Sebagai Bahan Baku Pembuatan Es Krim. Prosiding Seminar Nasional 2nd National Conference on Green Technology-Eco Technology for Sustainable Living. 2011 November 12; Malang.
Hodge, J. E. dan Osman, E. M. (1976). Carbohydrates, pp. 41-130. Di dalam O.R. Fennema, ed. Principle of Food Science. Part I. Food chemistry. Marcel Dekker, Inc. New York.
Mikasari, W., dan Ivanti, L. (2010). Sifat Organoleptik dan Kandungan Nutrisi Es Krim Ubi Jalar Varietas Lokal Bengkulu. Jurnal Agrisep. 14(1): 50–58.
Nento, M.S., Limonu, M., dan Ahmad, L. (2023). Karakteristik Sifat Fisikokimia Dan Organoleptik Es Krim Nanas (Ananas comosus) dengan Penambahan Pati Jagung Ketan (Zea mays ceratina) Termodifikasi. Jambura Journal of Food Technology. 5(2): 230-242.
Padaga. (2005). Membuat Es Krim Yang Sehat.TrubusAgrisana: Surabaya
Pakaya, N., Une, S., dan Lasindrang, M. (2024). Modifikasi Pati Umbi Talas Dengan Metode Cross Linking dan Aplikasinya Sebagai Penstabil Pada Es Krim. Jambura Journal of Food Technology. 6(1): 18-31.
Prasetyo, B. B., Purwadi dan Rosyidi, D. (2021). Penambahan CMC (Carboxy Methyl Cellulose) Pada Pembuatan Minuman Madu Sari Buah Jambu Merah (Psidium guajava) ditinjau dari Ph, Viskositas, Total Kapang dan Mutu Organoleptik [skripsi]. Malang: Universitas Brawijaya.
Prayitno., dan Sukim. (2006). Aneka Olahan Terong. Yogyakarta: Kanisius.
Sanggur, F. Y. Kualitas Organoleptik, Dan Daya Leleh Es Krim Dengan Penambahan Persentase Buah Nenas (Ananas sativus) Berbeda [skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin
Sari, D., dan Wijayanti, D.A. (2024). Kualitas Fisik Sabun Padat Susu Kambing dengan Penambahan Ekstrak Kulit Kopi Cascara. Jurnal Peternakan, 21(1): 66-73.
Sari, D., Purwadi, dan I. Thohari. (2019). Upaya Peningkatan Kualitas Yoghurt Set Dengan Penambahan Pati Kimpul (Xanthosoma sagittifolium). Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 29 (2): 131-142.
Sari, D., Siska, A.I., Wicaksono, D.A., and Zahro, N.F. (2024). Efforts To Improve The Chemical Quality Of Processed Chicken Meatball Products By Adding Potato Skin Flour (Solanum Tuberosum) As A Substitute For Tapioca Flour. BIO Web of Conferences 90, pp : 1-12.
Sari, D., Thohari, I. and Purwadi. (2019). The Effect of Adding Kimpul Starch (Xanthosoma sagittifolium) into Set Yoghurt with Different Incubation Time on the Chemical, Microbiological and Microstructural Quality. International Research Journal of Advanced Engineering and Science. 4 (2): 225-230.
Sunarti, C.T, Nunome, T., Hisamatsu, M., dan Yoshio, N. (2001). Study on Outer Chains Released from Amylopectin between Immobilized and Free Debranching Enzymes. Journal of Applied Glycoscience. 48(1):1-10
Violisa, A., Nyoto, A., dan Nurjanah, N. (2012). Penggunaan Rumput Laut Sebagai Stabilizer Es Krim Susu Sari Kedelai. Jurnal Teknologi dan Kejuruan. 35(1): 103 – 114.
Yuniartini, S. P. L. N., dan Dwiani, A. (2021). Mutu Organoleptik Brownies Panggang yang Terbuat dari Tepung Terigu, Mocaf, dan Tepung Kelor. Jurnal Agrotek Ummat. 8(1): 54-60.






