Anlisis pandangan masyarakat terhadap peternakan ayam ras petelur (survei di wilayah desa cisurupan kecamatan cisurupan kabupaten garut)
DOI:
https://doi.org/10.52434/janhus.v8i1.3294Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan masyarakat terhadap keberadaan peternakan ayam petelur di Desa Cisurupan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, dengan fokus pada dampak lingkungan. Dalam konteks ini, upaya beternak ayam petelur tidak terhindar dari sejumlah permasalahan lingkungan, terutama berkaitan dengan aroma yang mungkin kurang menyenangkan bagi sebagian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami sudut pandang, respons, dan pendapat masyarakat terkait eksistensi peternakan ayam petelur di lingkungan mereka, dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek penelitian. Diharapkan bahwa melalui keterlibatan masyarakat, kita dapat memahami secara lebih rinci bagaimana dampak dan Pandangan terhadap peternakan ayam petelur memengaruhi kehidupan sehari-hari serta pandangan mereka terhadap masalah lingkungan di sekitar Desa Cisurupan. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 1 Februari 2023 hingga 28 Februari 2023 di wilayah tersebut, dengan menggunakan metode survei dan pemanfaatan teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling. Variabel utama yang menjadi fokus penelitian mencakup aroma, pengelolaan limbah, dan dampak pencemaran terhadap kualitas air. Hasil penelitian mengungkap bahwa masyarakat Desa Cisurupan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, memiliki Pandangan yang menunjukkan bahwa keberadaan peternakan ayam petelur di daerah mereka tidak memberikan gangguan atau dampak yang signifikan dalam hal aroma, limbah, dan pencemaran air
Referensi
Andrianirina, N. (2018). The Uncertain Market Integration of Family Farms in Madagascar. Diversity of Family Farming Around the World, 207–219. https://doi.org/10.1007/978-94-024-1617-6_18
Ball, T., Monte, D., Aidara-Kane, A., Matheu, J., Ru, H., Thakur, S., Ejobi, F., & Fedorka-Cray, P. (2020). International lineages of Salmonella enterica serovars isolated from chicken farms, Wakiso District, Uganda. PLOS ONE, 15(1). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0220484
Chevalier, P. (2018). Family Farming in Polish Podlasie: Anachronism or Overlooked Potential? Diversity of Family Farming Around the World, 17–28. https://doi.org/10.1007/978-94-024-1617-6_3
Djamaluddin, A., Asriadi, A. R., & Abdullahi, A. B. (2020). The policy of Tanete Village government to create conducive laying chicken farm business climate. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 492(1), 12115. https://doi.org/10.1088/1755-1315/492/1/012115
El.Gohary, A. El. G., Elabasy, M., Elkhiat, F., & Elhadad, A. (2023). Present Situation on Incidence of Paratyphoid Infection in Kafrelsheikh Chicken Farms, Egypt. Egyptian Journal of Veterinary Sciences, 54(7), 33–44. https://doi.org/10.21608/ejvs.2023.231058.1574
Fréguin-Gresh, S., Trousselle, A., & Cortes, G. (2018). Multi-localized Diversified Family Farming in Nicaragua. Diversity of Family Farming Around the World, 81–97. https://doi.org/10.1007/978-94-024-1617-6_8
Gunathilake, K. M. D., Makumi, A., Loignon, S., Tremblay, D., Labrie, S., Svitek, N., & Moineau, S. (2024). Diversity of Salmonella enterica phages isolated from chicken farms in Kenya. Microbiology Spectrum, 12(1). https://doi.org/10.1128/spectrum.02729-23
Guo, Y., Xia, X., Wang, J., Zhang, B., Li, Y., Zhang, H., He, K., Li, B., & xuehan Zhang. (2020). Outbreak of Colibacillosis in Intensive Chicken Farms: Pathogenicity and Molecular Characterization. Authorea, Inc. https://doi.org/10.22541/au.160492705.56304278/v1
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta dan Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikelnya di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan menyetujui ketentuan berikut:
-
Penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiah yang diterbitkan di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan dengan menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
-
Lisensi CC BY 4.0 mengizinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, mengadaptasi, dan menggunakan artikel untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial, dengan ketentuan mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis, sumber publikasi, tautan lisensi, serta informasi perubahan apabila dilakukan modifikasi.
-
Penulis diperbolehkan menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan melalui repositori institusi, situs web pribadi, atau platform akademik lainnya, dengan tetap mencantumkan informasi publikasi pertama di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis bertanggung jawab atas keaslian karya, keakuratan informasi, serta perolehan izin penggunaan materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel.
-
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan berhak menerbitkan, mendistribusikan, dan mengarsipkan artikel sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Informasi lengkap mengenai lisensi dapat diakses melalui:






