PENGARUH PEMUPUKAN BOKASHI KOTORAN DOMBA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT LAMTORO (Leucaena leucocephala)
DOI:
https://doi.org/10.52434/janhus.v7i2.2620Abstrak
Lamtoro merupakan sumber pakan bagi ternak ruminansia, khususnya pada peternakan skala rakyat. Tanaman ini memiliki kandungan protein kasar yang sangat tinggi. Unsur hara yang dibutuhkan pada pembibitan lamtoro dapat dipasok melalui pemupukan bokashi. Pupuk bokashi merupakan hasil fermentasi dari bahan-bahan organik dengan menggunakan bantuan effective microorganism (EM) atau dekomposer lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimun pupuk bokashi kotoran domba terhadap pertumbuhan bibit lamtoro. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai September 2022 di Kampung Cihuni Desa Jatisari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan dosis bokashi kotoran domba yang dicoba adalah B0 = tanpa bokashi kotoran domba, B1 = 200 g bokashi kotoran domba /polibag, B2 = 400 g bokashi kotoran domba/polibag, B3 = 600 g bokashi kotoran domba/polibag, B4 = 800 g bokashi kotoran domba/polibag, B5 = 1.000 g bokashi kotoran domba/polibag. Hasil penelitian menunjukkan pemupukan bokashi kotoran domba berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit lamtoro. Dosis 600 g bokashi kotoran domba/polibag memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan bibit lamtoro.
Referensi
Affandi. 2008. Pupuk Organik Cair dari Kotoran Ternak. Andi Offset, Yogyakarta.
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur. 2009. Pupuk Bokashi. BPTP Jawa Timur, Malang.
Dilaga, S.S., Imran, S. Nururly, dan Padusung. 2016. Lamtoro Sumber Pakan Potensial. Pustaka Rineka Cipta, Jakarta.
Gaspersz. V. 1991. Analisa Dalam Penelitian Percobaan. Tarsito, Bandung.
Handayani, D.P., W. Ayunisa, W. Nawfetrias, Juwartina, dan I. Royani. 2021. Potensi Hasil Beberapa Aksesi Lamtoro sebagai Sumber Hijauan Makanan Ternak (HMT). Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Serpong, Tangerang Selatan
Muzayyanah. 2009. Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Soplanit. R. 2012. Pengaruh Bokashi Ela Sagu pada Berbagai Tingkat Kematangan dan Pupuk SP-36 terhadap Serapan P dan Pertumbuhan Jagung (Zea mays L.) pada Tanah Ultisol Agrologia, Vol. 1 (1) : 60.68.
Silalahi, M. 2016. Bahan Ajar Morfologi Tumbuhan. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia, Jakarta.
Susilawati, R. 2000. Penggunaan Media Kompos Fermentasi (Bokashi) dan Pemberian Effective Microorganism - 4 (EM-4) pada Tanah Podzolik Merah Kuning terhadap Pertumbuhan Semai Acacia mangium Wild. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Tendean, M., D. A. Kaligis, D. Rustandi, dan W. B. Kaunang. 2018. Pengaruh Level Pupuk Bokashi Kotoran Ayam terhadap Pertumbuhan Lamtoro (Leucaena leucocephala). Jurnal Zootek. Vol. 38 (1) : 44 – 49.
Tnines, S. dan O. R. Nahak. 2017. Aplikasi Pupuk Bokashi Padat Berbahan Dasar Feses Ayam dengan Level Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Produksi Lamtoro (Leucaena leucocephala). Journal of Animal Science. Vol.3 (1) : 1-4.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta dan Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikelnya di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan menyetujui ketentuan berikut:
-
Penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiah yang diterbitkan di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan dengan menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
-
Lisensi CC BY 4.0 mengizinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, mengadaptasi, dan menggunakan artikel untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial, dengan ketentuan mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis, sumber publikasi, tautan lisensi, serta informasi perubahan apabila dilakukan modifikasi.
-
Penulis diperbolehkan menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan melalui repositori institusi, situs web pribadi, atau platform akademik lainnya, dengan tetap mencantumkan informasi publikasi pertama di JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan.
-
Penulis bertanggung jawab atas keaslian karya, keakuratan informasi, serta perolehan izin penggunaan materi pihak ketiga yang tidak tercakup dalam lisensi artikel.
-
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan berhak menerbitkan, mendistribusikan, dan mengarsipkan artikel sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Informasi lengkap mengenai lisensi dapat diakses melalui:






