Operasi dan Pemeliharaan Pemutus Tenaga (PMT) menggunakan Media Gas SF6 di Gardu Induk 150 Kv Purbalingga
Kata Kunci:
Pemutus Tenaga (PMT), Gas SF2, Gardu IndukAbstrak
Pemutus Tenaga (PMT) menggunakan media gas sulfur hexafluoride (SF6) merupakan peralatan penting dalam sistem transmisi tenaga listrik karena berfungsi untuk memutus dan menghubungkan aliran daya baik pada kondisi normal maupun saat terjadi gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis operasi dan pemeliharaan PMT gas SF6 di Gardu Induk 150 kV Purbalingga serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan standar operasional PT PLN (Persero). Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan operator gardu induk, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan gas SF6 pada PMT berada pada rentang normal sebesar 0,55–0,65 MPa, sistem mekanik penggerak bekerja optimal, serta tidak ditemukan kebocoran gas yang signifikan. Pemeliharaan dilakukan secara berkala melalui inspeksi harian, mingguan, bulanan, dan tahunan sesuai SOP PLN. Selain itu, proses operasi PMT baik secara remote melalui SCADA maupun manual oleh operator telah berjalan sesuai prosedur manuver yang ditetapkan. Dengan penerapan preventive maintenance yang disiplin, PMT gas SF6 di Gardu Induk 150 kV Purbalingga mampu mendukung keandalan dan kontinuitas penyaluran tenaga listrik secara optimal.
Referensi
G. Arief, “Preliminary Evaluation for the Performance of Circuit Breaker Mediated by SF 6 Gas,” J. Electr. Electron. Eng., vol. 13, no. 1, pp. 35–38, 2020.
A. S. Mahdi, Z. Abdul-malek, and S. Member, “SF 6 Decomposed Component Analysis for Partial Discharge Diagnosis in GIS : A Review,” IEEE Access, vol. 10, pp. 27270–27288, 2022, doi: 10.1109/ACCESS.2022.3156926.
I. Setiono, “Gas SF 6 ( Sulfur Hexa Fluorida ) Sebagai Pemadam Busur Api Pada Pemutus Tenaga ( PMT ) Di Saluran Transmisi Tegangan Tinggi,” Metana, vol. 13, no. 12, pp. 1–6, 2017.
S. Hartanto, T. O. Priyono, R. Pahlavi, and D. Benoît, “Performance Testing of Power Breaker 20 kV at the Senayan PLTMG Substation Netto Cubicles,” Sci. J. Sci. Technol., vol. 2, no. December, pp. 201–211, 2023.
L. N. Hasti, “Maintenance Circuit Breaker SF6 kV Unit 3-4 di PT . Indonesia Power Suralaya,” J. Tek. Mesin, Ind. Elektro Dan Inform., vol. 2, no. 1, 2023.
B. Winantara, “Evaluasi Tahanan Kontak Pemutus Tenaga Tegangan Tinggi Di Gardu Induk 150 KV Bandung Selatan Berdasarkan Failure Mode Effect Analysis ( FMEA ),” J. Teknol. Elektro, Univ. Mercu Buana, vol. 10, no. 2, pp. 103–110, 2019.
M. Jamal, I. S. Agung, K. Gas, and U. M. Whitney, “Evaluasi Kualitas Gas SF6 pada Gas Insulated Switchgear Setelah Revitalisasi Studi Kasus pada PT . PLN ( PERSERO ) GIS SIMPANG,” J. Tek. Elektro, vol. 8, no. 02, pp. 31–37, 2025.
A. R. Achmad, M. Soleh, and S. Suprijadi, “Analysis of gas pressure decline SF 6 in 70kV circuit breaker bay transformer 3 at Babakan substation,” J. Emerg. Innov. Eng., vol. 1, no. 02, pp. 45–54, 2025.
T. B. Utami, A. Subekhi, A. Abdullah, A. Suprayitno, and M. K. Prasetyo, “Analisis Penurunan Tekanan Gas Sulfur Hexafluorida ( Sf6 ) Pada Pemutus Tenaga 150 KV Siemens 3AQ1EG Analysis of the pressure drop of sulfur hexafluoride ( sf6 ) gas in a circuit breaker 150 KV Siemens 3AQ1EG,” Teknol. (Jurnal Tek., vol. 14, no. 1, pp. 12–25, 2024, doi: 10.51132/teknologika.v14i1.
P. Harunanda and D. Fauziah, “Analisis Pengaruh Tekanan Gas SF6 tehadap Laju Busur Listrik pada PMT di Gardu Induk Cilegon PT PLN ( Persero ) Transmisi Jawa Bagian Barat,” Pros. Semin. Nas. Energi, Telekomun. dan Otomasi SNETO 2021, pp. 354–361, 2021.
M. Y. Samsurya and A. Hafid, “Analisis Kebocoran Gas SF6 di Bay Line Power Breakers ( PMT ) Bontoala di GI Tallo Lama,” J. Tek. Elektro UNISMUH, vol. 15, pp. 9–16, 2023.
D. S. Nurjannah, D. B. Santoso, and I. A. Bangsa, “Analisa Pengujian Kualitas Gas SF6 Pada Pemutus Tenaga ( PMT ) 66 KV Bay Reaktor 4R2 di GITET,” Power Elektron., vol. 10, no. 2, pp. 57–59, 2021.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).




