Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Apoteker Komunitas dalam Pemantauan Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Provinsi dengan Prevalensi Tuberkulosis Tinggi di Indonesia

Penulis

  • Cut Ainul Mardhiyyah Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol
  • Ahmad Azrul Zuniarto Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol
  • Hardi Ryansyah Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol
  • Alfitia Dwi Amanatin Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol
  • Vonny Antonia Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol
  • Sumari Sumari Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol

DOI:

https://doi.org/10.52434/jifb.v16i2.42294

Kata Kunci:

attitude, knowledge, pharmacist, practice, tuberculosis

Abstrak

Secara global, kasus tuberkulosis di Indonesia menduduki peringkat kedua setelah India, yaitu sebesar 11%. Apotek komunitas dapat menjadi pendukung untuk memantau pasien TB dan meningkatkan hasil pengobatan TB. Peran apoteker di apotek saat ini belum terlibat dalam manajemen TB di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan praktik apoteker dalam memantau obat pada pasien TB. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional yang dilakukan di wilayah Provinsi Jawa Barat dengan jumlah responden sebanyak 419 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apoteker memiliki pengetahuan cukup (14,94 ± 1,99), tingkat sikap cukup (21,6 ± 3,3), dan tingkat praktik cukup (10,7 ± 5,2) dalam memantau obat pada pasien tuberkulosis. Berdasarkan hasil uji korelasi, terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan praktik apoteker (p<0,05). Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan antara variabel pengetahuan dengan karakteristik responden yaitu lokasi apotek, variabel sikap berhubungan dengan jenis kelamin dan memperoleh pelayanan konsultasi, dan variabel praktik berhubungan dengan memperoleh pelayanan konsultasi. Tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik apoteker dalam pengawasan obat dinilai cukup dan terdapat hubungan antara ketiga variabel tersebut. Strategi Program edukasi TB bagi apoteker sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik apoteker berdaya dalam kegiatan pemantauan pasien TB. Penguatan program edukasi TB dan perancangan strategi yang melibatkan apoteker secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kontribusi apoteker dalam upaya pemantauan pengobatan pasien TB dan mendukung program TB, terutama di Indonesia sebagai negara dengan beban TB yang tinggi.

Referensi

1. Pasaribu R, Ahmad Z, Andriani L, Sudarto S, Rasyid A, Fathurrachman A, et al. Aksi pemberdayaan dan edukasi kader tuberkulosis dalam deteksi kasus tuberculosis, serta deteksi dini hipertensi dan diabetes mellitus di Palembang. J Pengabdi Masy Humanit Med. 2023;4(1):34–43.

2. World Health Organization. Annual report of tuberculosis. Vol. 8, Annual Global TB Report of WHO. 2022.

3. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Kadinkes: Jawa Barat berhasil obati kasus TBC sebesar 72% [Internet]. 2022 [cited 2025 Jul 22]. Available from: https://www.roemahmedia.com/read/16267/kadinkes-jawa-barat-berhasil-obati-kasus-tbc-sebesar-72

4. Tim Challenge TB. Petunjuk teknis: Penerapan public private mix berbasis kabupaten/kota area binaan challenge TB. Jakarta; 2018.

5. Lestari BW, McAllister S, Hadisoemarto PF, Afifah N, Jani ID, Murray M, et al. Patient pathways and delays to diagnosis and treatment of tuberculosis in an urban setting in Indonesia. Lancet Reg Heal - West Pacific. 2020;5:100059.

6. Pradipta IS, Khairunnisa K, Bahar MA, Kausar MN, Fitriana E, Ruslami R, et al. Knowledge, attitude and practice of community pharmacy personnel in tuberculosis patient detection: a multicentre cross-sectional study in a high-burden tuberculosis setting. BMJ Open. 2022;12(7):1–9.

7. Ramadhany S, Achmad H, Singgih MF, Ramadhany YF, Inayah NH, Mutmainnah N. A review: Knowledge and attitude of society toward tuberculosis disease in soppeng district. Syst Rev Pharm. 2020;11(5):57–62.

8. García PJ, Hernández-Córdova G, Pourjavaheri P, Gómez-Paredes HJ, Sudar S, Bayer AM. Knowledge, attitudes and practices related to tuberculosis in pharmacy workers in a cross-sectional survey in El Agustino, Peru. PLoS One. 2018;13(7):1–11.

9. Kausar MN, Fitriana E, Khairunnisa K, Faruque MO, Bahar MA, Alfian SD, et al. Development and validation of the knowledge, attitude, and practice questionnaire for community pharmacy personnel in tuberculosis case detection, drug monitoring, and education: a study from Indonesia. Infect Drug Resist. 2023;16:3729–41.

10.Sari YO, Prabandasari GI, Almahdy A. Tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik apoteker puskesmas di Provinsi Jambi terhadap Covid-19. J Sains Farm Klin. 2022;9(1):24–33.

11.Pradipta IS, Khairunnisa K, Bahar MA, Kausar MN, Fitriana E, Ruslami R, et al. Characteristics, knowledge, attitude, and practice of pharmacy personnel in supporting tuberculosis treatment: A multicenter cross-sectional study in a high-burden tuberculosis country. J Am Pharm Assoc. 2024;64(3):102077.

12.Ranti N. Tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku apotek dalam pengendalian tuberkulosis di apotek kota Medan. [Medan]: Universitas Sumatera Utara; 2022.

13.Ambianti N, Tandah MR, Diana K, Balqis R. Analisis tingkat pengetahuan dan sikap tenaga kefarmasian dalam mencegah obat rusak dan kadarluarsa di RSUD Tora Belo. Acta Pharm Indones Acta Pharm Indo. 2022;9(2):105.

14.Rutta E, Tarimo A, Delmotte E, James I, Mwakisu S, Kasembe D, et al. Understanding private retail drug outlet dispenser knowledge and practices in tuberculosis care in Tanzania. Int J Tuberc Lung Dis. 2014;18(9):1108–1113.

15.Kementrian Kesehatan RI. Waspada penularan dan gejala TBC. Kementrian Kesehatan RI. 2024.

16.Yii AC, Soh AZ, Chee CBE, Wang YT, Yuan JM, Koh WP. Asthma, sinonasal disease, and the risk of active tuberculosis. J Allergy Clin Immunol Pract. 2019;7(2):641–8.

17.Kumar AKH, Chandrasekaran V, Kumar AK, Kawaskar M, Lavanya J, Swaminathan S, et al. Food significantly reduces plasma concentrations of first-line anti-tuberculosis drugs. Indian J Med Res. 2017;145(4):517–520.

18.Wong YJ, Thum CC, Ng KY, Lee SWH. Engaging community pharmacists in tuberculosis-directly observed treatment: A mixed-methods study. Prim Heal Care Res Dev. 2023;24(e21).

19.Fan Y, Zhang S, Li Y, Li Y, Zhang T, Liu W, et al. Development and psychometric testing of the knowledge, attitudes and practices (KAP) questionnaire among student tuberculosis (TB) patients (STBP-KAPQ) in China. BMC Infect Dis. 2018;18(1):213.

20.Mardhiyyah CA, Pandanwangi S, Joharudin A, Sundari RT, Sumari, Puteri RS. Analysis of effectiveness and adherence of tuberculosis patients’ medication in health care facilities in Indonesia. Saudi J Med Pharm Sci. 2024;10(12):984–9.

21.Sutiningsih D. Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan praktik pencegahan covid-19 pada masyarakat pengguna internet di kota semarang. J Epidemiol Kesehat Komunitas. 2021;6(2):300–6.

22.Mardhiyyah CA, Aprilio K, Sumarheni S, Gnanasan S, Pitaloka DAE, Pradipta IS. Can we involve pharmacists as direct service providers for people with tuberculosis? A narrative review of current evidence. Explor Res Clin Soc Pharm. 2025;19(18):100613.

23.Mardhiyyah CA, Zuniarto AA, Amanatin AD, Ryansyah H, Antonia V. Correlation of community pharmacist knowledge, attitudes, and practices in the detection of tuberculosis cases in West Java Province. Med Sains J Ilm Kefarmasian. 2024;9(3):791–802.

Diterbitkan

2025-07-31