Model Talking Stick untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Peserta Didik Kelas 5 Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara peserta didik kelas V SDN 2 Pelitaasih pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Masalah utama meliputi kurangnya rasa percaya diri siswa serta penggunaan metode pembelajaran konvensional yang monoton. Tujuannya untuk mengeksplorasi pengaruh model pembelajaran Talking Stick terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre-Experimental (One-Group Pretest-Posttest) terhadap 17 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, tes lisan, dan angket. Dengan hasil signifikansi 0,000 < 0,05, kesimpulanya terdapat perbedaan signifikan setelah pemberian perlakuan. Peningkatan kemampuan dibuktikan dengan nilai N-Gain sebesar 0,62 (kategori sedang). Selain itu, angket respon siswa menunjukkan persentase 78% (kriteria baik), sementara keterampilan berbicara mencapai 77%. Simpulannya, model Talking Stick efektif meningkatkan keberanian, antusiasme, dan kemampuan berbicara siswa secara sistematis, sehingga sangat direkomendasikan untuk diterapkan di tingkat sekolah dasar.
Kata Kunci: Talking Stick, Keterampilan Berbicara, Bahasa Indonesia, Sekolah Dasar.


