Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kemampuan Psikomotor Siswa Pada Permainan Bulutangkis Di SMA Islam Al Munir
DOI:
https://doi.org/10.52434/penjas.v5i2.44030Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan dan kemampuan psikomotor siswa ketika mereka belajar bermain bulutangkis di SMA Islam Al Munir. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental. Cluster sampling digunakan untuk memilih 42 siswa dari kelas X dan XI. Tingkat pengetahuan (variabel X) diukur menggunakan tes pilihan ganda berbasis Taksonomi Bloom Revisi yang mencakup indikator pengertian, peraturan permainan, dan teknik dasar bulutangkis, sedangkan kemampuan psikomotor (variabel Y) diukur melalui tes praktik servis backhand dan pukulan lob. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 27. Hasil: hasil statistik deskriptif menunjukkan nilai rata-rata tingkat pengetahuan sebesar 26,48 dan kemampuan psikomotor sebesar 48,05, yang keduanya berada pada kategori baik. Uji hipotesis memperoleh koefisien korelasi Pearson sebesar 0,417 dengan signifikansi 0,018 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan dengan kekuatan hubungan kategori sedang. Implikasi: hasil penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan siswa tentang konsep, peraturan, dan teknik dasar bulutangkis turut berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan psikomotor mereka. Guru PJOK disarankan untuk menyeimbangkan pembelajaran aspek kognitif dan psikomotor agar tujuan pendidikan jasmani tercapai secara holistik. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel yang lebih besar dan variabel yang lebih luas.



