PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC UNDER WATER TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI PADA ATLET RENANG GAYA BEBAS DI CLUB LES RENANG KARAWANG
DOI:
https://doi.org/10.52434/penjas.v5i2.44025Abstrak
Power otot tungkai memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan start, tolakan saat pembalikan, dan akselerasi atlet renang gaya bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric underwater terhadap peningkatan power otot tungkai pada atlet renang gaya bebas di Club Les Renang Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain satu kelompok pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 atlet berusia 13–14 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling, terdiri atas 23 atlet laki-laki dan 7 atlet perempuan. Program latihan plyometric underwater diberikan selama 16 kali pertemuan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes vertical jump sebelum dan sesudah pemberian latihan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 242,53 meningkat menjadi 256,63 pada posttest. Peningkatan rata-rata mencapai 14,10 poin atau 5,81%. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai t sebesar −19,547 dengan nilai signifikansi 0,000 atau p < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan power otot tungkai sebelum dan sesudah diberikan latihan. Dengan demikian, latihan plyometric underwater berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai atlet renang gaya bebas usia 13–14 tahun di Club Les Renang Karawang.



