Fenomena Sound Horeg sebagai Konteks Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal: Tinjauan Literatur Dampak Ekonomi dan Potensi Integrasi Kurikuler di SD
DOI:
https://doi.org/10.52434/jpgsd.v5i1.43753Abstrak
Fenomena "Sound Horeg" di Jawa Timur kini telah bertransformasi dari sekadar hiburan pedesaan menjadi subkultur hiburan besar yang berdampak signifikan pada aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Terlepas dari berbagai polemik terkait polusi suara, fenomena ini memiliki potensi besar untuk diintegrasikan sebagai materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang kontekstual di tingkat Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai literatur secara sistematis mengenai efek ekonomi budaya Sound Horeg, sekaligus mengeksplorasi potensinya sebagai bahan ajar IPS yang mengusung kearifan lokal dan budaya populer. Metode yang diaplikasikan adalah tinjauan pustaka sistematis menggunakan basis data dari Google Scholar, Portal Garuda, dan DOAJ pada rentang tahun 2020 hingga 2026. Dari total 47 artikel yang terjaring pada tahap awal, 17 di antaranya memenuhi kriteria inklusi dan selanjutnya dianalisis dengan pendekatan tematik. Hasil sintesis mengungkap bahwa budaya ini memberikan dampak ekonomi berganda bagi UMKM lokal, menyerap tenaga kerja logistik, dan memunculkan ekosistem ekonomi kreatif digital yang baru. Walaupun demikian, eksternalitas negatif terhadap kesehatan publik dan ancaman kerusakan infrastruktur sering kali diabaikan. Kajian ini menarik simpulan bahwa fenomena Sound Horeg sangat sejalan dengan kompetensi dasar IPS SD terkait kegiatan ekonomi, interaksi sosial, dan kearifan lokal, sehingga sangat layak untuk dijadikan sumber belajar autentik yang dekat dengan keseharian siswa.



