Strategi pengembangan usahatani cabai rawit di desa banyuanyara kecamatan sanrobone kabupaten takalar

Salma Wati, Siti Wardah, Jumiati ;

Sari


Salah satu tanaman pokok yang banyak ditanam petani yaitu cabai rawit. Namun hasil produksi tanaman cabai rawit menurun. Karena disebabkan oleh harga cabai rawit selalu berubah-ubah dan akses pasar terbatas, petani hanya menjual cabai rawit ke pedagang pengumpul. Tujuan dari penelitian ini adalah Menyusun faktor internal dan eksternal usahatani cabai rawit serta menganalisis strategi pengembangan usahatani cabai rawit. Metode purposive (sengaja) digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data primer dan data sekunder serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi strategi pengembangan usahatani cabai rawit meliputi faktor kekuatan yaitu pengalaman petani dalam membudidayakan cabai rawit, faktor kelemahannya yaitu kurangnya informasi pasar. Sedangkan faktor peluang meliputi Faktor eksternal meliputi adanya kontribusi pemerintah daerah dalam pembangunan pertanian dan faktor ancaman adalah adanya serangan hama/penyakit pada tanaman yang seharusnya siap panen. Strategi pengembangan usahatani cabai rawit berada pada I keempat yang mendukung strategi agresif, memanfaatkan kekuatan dan peluang untuk meningkatkan pertumbuhan perkembangan usahatani cabai rawit.

Kata Kunci


Strategi pengembangan, faktor internal, faktor eksternal, Swot

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Akbar. (2022). Penguatan Kelembagaan Lokal Dalam Pengembangan Agribisnis Hortikltura di Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng. Jurnal Sosial Ekonmi Pertanian, 18, 159-174.

Fahmid, Y., Rauf, A., & Halid, A. (2018). Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit. Agrinesia, 2, 133-134.

Lawani, A. Z., Halid, A., & Rauf, A. (2018). Analisis Pengembangan Usahatani Cabe Rawit Dan Hubungannya Dengan Struktur Biaya Dan Kelayakan Usaha Di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. Agrinesia, 2, 187-197.

Lubis, F. A., Harisudin, m., & Fajarningsih, R. U. (2019). Strategi Pengembangan Agribisnis Cabai Merah di Kabupaten Sleman dengan Metode Analytical Hierarchy Process. Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 5, 120-128.

Yusuf, F., Rauf, A., & Halid, A. (2018). Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit Di Kecamatan Dungalino Kabupaten Gorontalo. Agrinesia, 2, 133-144.




DOI: http://dx.doi.org/10.52434/mja.v6i2.2582

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


>>>Lihat Artikel lebih banyak<<<

SUB MENU

     

      

Pengunjung :

Status Pengunjung Jurnal

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS, FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GARUT
Jln. Raya Samarang No. 52A Hampor- Tarogong Garut,Jawa Barat 44151 (0262) 544-214
Email : jurnalmahatani@uniga.ac.id

ISSN/EISSN :                                UNDUH TEMPLATE :                   KERJA SAMA :

                          

Terindex Oleh :

            

     JournalStories Main logo   

Didukung Oleh :

Alat yang disarankan:

    

Copyright © journal.uniga.ac.id 2018 | Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.