Integrasi Digital Accounting dan Artificial Intelligence dalam Tata Kelola Bisnis Usaha Kecil Menengah Berbasis Digital
DOI:
https://doi.org/10.52434/jwa.v11i1.44027Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengelaborasi makna digital accounting dan artificial intelligence dalam tata kelola bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) berbasis digital. Hal itu disebabkan meningkatnya transformasi digital, tuntutan efisiensi operasional, serta kebutuhan akan pengambilan keputusan berbasis data digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi kritis dengan teknik analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang diperluas melalui pembacaan kritis terhadap konteks sosial, teknologi, literasi digital, keamanan data, dan keterbatasan sumber daya pelaku UKM. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) dengan pelaku UKM berbasis digital yang fokus pada pengalaman hidup (lived experience) dalam mengadopsi digital accounting dan artificial intelligence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital accounting tidak hanya dimaknai sebagai sistem pencatatan keuangan digital, tetapi sebagai praktik tata kelola yang mendukung transparansi, efisiensi, akuntabilitas, dan kontrol keuangan usaha. Artificial intelligence dimaknai sebagai sarana strategis yang membantu promosi digital, pelayanan pelanggan, analisis data, keamanan siber dan optimalisasi keputusan bisnis. Penelitian ini juga menemukan bahwa integrasi digital accounting dan artificial intelligence tidak hanya meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data dan kemampuan prediktif, tetapi mengungkap kendala struktural dalam membangun tata kelola bisnis.


